Ancaman Kemarau Panjang, Pemkab Lumajang Siapkan Rp50 Miliar untuk Jaringan Air Bersih - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 8 Apr 2026 07:14 WIB ·

Ancaman Kemarau Panjang, Pemkab Lumajang Siapkan Rp50 Miliar untuk Jaringan Air Bersih


 Ancaman Kemarau Panjang, Pemkab Lumajang Siapkan Rp50 Miliar untuk Jaringan Air Bersih Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang mulai mengantisipasi datangnya musim kemarau panjang yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat.

Sejumlah langkah disiapkan, terutama untuk mengurangi dampak krisis air bersih dan potensi kebakaran hutan.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan musim kemarau diperkirakan mulai berlangsung pada Mei, dengan puncak kekeringan terjadi pada Agustus hingga September. Perkiraan tersebut merujuk pada data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Kalau tidak salah mulai Mei. Puncaknya Agustus dan September. Jadi kita harus bersiap-siap,” kata Indah, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, wilayah lereng Gunung Semeru menjadi salah satu kawasan yang perlu mendapat perhatian khusus.

“Saat musim kemarau, kawasan tersebut rawan mengalami kebakaran hutan,” katanya.

Selain itu, sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang kerap mengalami kesulitan air bersih setiap musim kemarau.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah menyiapkan pembangunan jaringan perpipaan air bersih dengan anggaran sebesar Rp50 miliar.

“Insyaallah tahun ini pembangunan perpipaan air bersih akan segera dimulai. Kami sudah menyelesaikan berbagai kewajiban administratif, termasuk pembebasan lahan untuk reservoir di tiga lokasi. Sekarang tinggal menunggu proses lelang,” ujarnya.

Menurutnya, proyek tersebut akan memanfaatkan sumber mata air Mrutu sebagai pasokan utama. Pembangunan tahap awal akan difokuskan di Kecamatan Kedungjajang dan sekitarnya.

“Selanjutnya, jaringan perpipaan akan dikembangkan secara bertahap ke wilayah Kelakah dan Ranuyoso pada tahun berikutnya,” ucap dia.

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Lumajang juga bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Indah berharap dukungan anggaran dari pemerintah pusat tidak mengalami pengurangan agar proyek dapat berjalan sesuai rencana.

“Harapannya anggaran tidak dikurangi, sehingga pembangunan bisa segera dilakukan dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Karnaval Kandangtepus Lumajang Sajikan Tarian Tradisional dari Sabang hingga Merauke

10 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Bupati Sebut Bonus Asian Games, Emas Rp50 Juta dan Perunggu Rp30 Juta

9 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Peringati HUT ke-54, Desa Jatigono Lumajang Gelar Pawai dan Grebeg Gunungan

9 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Truk Hino Tanpa STNK dan SIM Terlibat Kecelakaan di Candipuro Lumajang

8 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wabup Lumajang Dorong Masjid Nurul Huda Jadi Pusat Pendidikan Al-Qur’an Anak

8 Oktober 2026 - 10:06 WIB

6 Km Jalan Bergelombang di Lumajang Ditangani, Nilai Kontrak Rp10,92 Miliar

8 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Trending di Daerah