Astacita Nararia Jadi Arah Pembangunan Lumajang di Usia ke-770 Tahun - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 15 Des 2025 10:03 WIB ·

Astacita Nararia Jadi Arah Pembangunan Lumajang di Usia ke-770 Tahun


 Astacita Nararia Jadi Arah Pembangunan Lumajang di Usia ke-770 Tahun Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang menetapkan Astacita Nararia sebagai arah dan pijakan pembangunan daerah di usia Kabupaten Lumajang yang ke-770 tahun.

Delapan misi pembangunan tersebut diperkenalkan secara resmi dalam puncak peringatan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-770 yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (15/12/2025).

Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan Astacita Nararia merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, berkeadilan, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Delapan misi tersebut diharapkan mampu menjadi pedoman kerja seluruh perangkat daerah selama satu periode masa pengabdian.

“Di usia Lumajang yang ke-770 tahun ini, kami menetapkan delapan misi pembangunan atau Astacita Nararia sebagai arah pembangunan daerah. Misi ini menjadi komitmen kami bersama Wakil Bupati untuk membangun Lumajang secara amanah, manusiawi, dan berkeadilan,” katanya.

Ia menjelaskan, delapan misi Astacita Nararia tersebut meliputi Lumajang Melayani, Lumajang Tangguh, Lumajang Membangun, Lumajang Eksotik, Lumajang Peduli, Lumajang Unggul, Lumajang Lestari, serta Lumajang Lumbung Pangan.

Masing-masing misi dirancang untuk menjawab tantangan pembangunan daerah sekaligus memaksimalkan potensi lokal yang dimiliki Kabupaten Lumajang.

Menurut Indah, misi Lumajang Melayani menitikberatkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berpihak pada masyarakat.

Sementara itu, Lumajang Tangguh diarahkan untuk memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi dinamika global, baik dari sisi ideologi, politik, sosial, ekonomi, maupun budaya.

Adapun Lumajang Membangun difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan, sedangkan Lumajang Eksotik bertujuan untuk mengembangkan potensi pariwisata dan kearifan lokal sebagai daya ungkit perekonomian daerah.

Misi Lumajang Peduli menegaskan perhatian pemerintah terhadap kelompok rentan serta penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Lumajang Unggul diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, melalui penguatan sektor pendidikan dan keterampilan. Sementara Lumajang Lestari menitikberatkan pada pelestarian lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana.

Adapun Lumajang Lumbung Pangan menjadi komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan daerah.

Indah menegaskan seluruh misi Astacita Nararia tersebut diharapkan dapat diimplementasikan secara konsisten dan terintegrasi oleh seluruh perangkat daerah. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mendukung pelaksanaan misi pembangunan tersebut.

“Delapan misi ini tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Lumajang agar terus tumbuh dan semakin tangguh,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Surabaya Buka Pelatihan Tukang Bangunan, Warga Bisa Dapat Sertifikasi Resmi

5 Februari 2026 - 14:49 WIB

Tekan Kebocoran, Pajak Pasir Lumajang Kini Dibayar Langsung Lewat Bank

5 Februari 2026 - 14:32 WIB

Fisik Oplah Selesai, Sarana Penyedot Air Tak Ada, Program Belum Bisa Dimanfaatkan

5 Februari 2026 - 13:46 WIB

Petani Bangsalsari Ungkap Program Oplah Tak Tepat Sasaran, Kebutuhan Air Belum Terjawab

5 Februari 2026 - 13:40 WIB

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Trending di Daerah