Bangunan Lantai 2 MTsN Lumajang Pernah Jadi Lokasi Peluru Nyasar, Kini Terulang Lagi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Kriminal · 5 Feb 2026 12:59 WIB ·

Bangunan Lantai 2 MTsN Lumajang Pernah Jadi Lokasi Peluru Nyasar, Kini Terulang Lagi


 Bangunan Lantai 2 MTsN Lumajang Pernah Jadi Lokasi Peluru Nyasar, Kini Terulang Lagi Perbesar

Lumajang, – Insiden peluru nyasar di lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Lumajang ternyata bukan kali pertama terjadi.

Kepala MTsN Lumajang, Muhammad Safik, mengungkapkan bahwa peristiwa serupa pernah terjadi sekitar setahun lalu di lokasi yang sama, yakni bangunan lantai dua sekolah.

Safik menjelaskan, pada peristiwa pertama tersebut, bangunan lantai dua MTsN Lumajang masih dalam tahap pembangunan. Saat itu, sebuah peluru nyasar mengenai area sekolah dan nyaris melukai seorang tukang bangunan yang tengah bekerja.

“Waktu itu tidak sampai kena, hanya menyerempet telinga tukang yang sedang membangun gedung ini,” ujar Safik saat ditemui di MTsN Lumajang, Kamis (5/2/2026).

Sementara itu, peristiwa peluru nyasar kembali terulang pada Rabu siang. Kali ini, seorang siswi kelas VIII berinisial NS menjadi korban saat tengah bermain bersama teman-temannya di jam istirahat sekolah.

Korban mengalami luka di bagian paha kiri akibat tertembak peluru nyasar.

Meski kejadian serupa terjadi dua kali di area yang sama, Safik menegaskan bahwa insiden tersebut bukan merupakan aksi teror. Ia menyerahkan semua motif dan asal peluru sepenuhnya menjadi kewenangan aparat kepolisian.

“Kalau teror saya rasa tidak mungkin. Saya fokusnya ke siswa yang harus disembuhkan dulu, kalau perkara lain didalami yang berwenang,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dindikbud Lumajang Masih Kaji Sanksi untuk SMP PGRI Sukodono, Status Guru Non-ASN Jadi Alasan

5 Juli 2026 - 14:43 WIB

Pembunuhan Perempuan Muda di Randuagung: Terduga Pelaku Ditangkap, Motif Masih Dicari

5 Juli 2026 - 13:42 WIB

Siswa SMP PGRI Sukodono yang Tewas Diduga Dianiaya Dikenal Pendiam dan Aktif Mengaji

3 Juli 2026 - 23:04 WIB

Sesudah Dugaan Bullying, Mediasi Sekolah Memantik Polemik Baru

1 Juli 2026 - 16:58 WIB

Siswa SMP di Lumajang Diduga Tewas Akibat Bullying, Polisi Tetapkan Satu Teman Sekelas Tersangka

30 Juni 2026 - 19:18 WIB

Polda Jatim Jerat Ayah Kandung dengan Pasal Pemberatan, Ancaman 15 Tahun Penjara

30 Juni 2026 - 19:03 WIB

Trending di Kriminal