Banjir Lahar Semeru Rusak Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 1 Feb 2026 11:07 WIB ·

Banjir Lahar Semeru Rusak Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Lumajang


 Banjir Lahar Semeru Rusak Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Lumajang Perbesar

Lumajang, – Banjir lahar hujan Gunung Semeru merusak jalan penghubung Kecamatan Pasirian dan Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang. Akibatnya, akses utama warga di kedua kecamatan tersebut terputus dan aktivitas masyarakat terganggu.

Kerusakan jalan terjadi di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, setelah diterjang banjir lahar hujan pada Jumat (30/1/2026) malam hingga Sabtu (31/1/2026) dini hari. Sekitar 20 meter badan jalan ambrol akibat terkikis derasnya aliran lahar.

Salah seorang warga Gondoruso, Mutrikan, mengatakan banjir lahar hujan yang datang tiba-tiba menyebabkan tanah di bawah jalan tergerus hingga amblas.

“Ini malam tadi banjirnya besar, jadi jalan ambrol dan tidak bisa dilewati,” kata Mutrikan, Minggu (1/2/2026).

Akibat kerusakan tersebut, jalan penghubung Pasirian-Tempursari putus total. Tidak hanya kendaraan, pejalan kaki pun tidak dapat melintas.

Warga terpaksa mencari jalur alternatif dengan memutar lebih jauh atau menyeberangi aliran sungai yang relatif dangkal. Namun, jalur tersebut dinilai cukup berbahaya, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Agus, warga setempat, mengatakan kondisi ini sangat menyulitkan aktivitas sehari-hari, khususnya bagi anak-anak yang hendak berangkat ke sekolah. Para orang tua harus mengantar anak-anak dengan menyusuri aliran lahar hujan Gunung Semeru.

“Kalau lewat jalur pantai Bambang muternya jauh. Lewat sungai ini, tapi kalau tidak biasa bisa jatuh,” katanya.

Sebelumnya, banjir lahar hujan Gunung Semeru juga mengakibatkan tanggul penahan sungai di Desa Gondoruso jebol. Dampaknya, empat dusun di Kecamatan Pasirian terisolir akibat terputusnya akses jalan.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan darurat agar akses penghubung antar kecamatan dapat kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah