Banjir Lahar Semeru Rusak Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Lumajang - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 1 Feb 2026 11:07 WIB ·

Banjir Lahar Semeru Rusak Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Lumajang


 Banjir Lahar Semeru Rusak Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Lumajang Perbesar

Lumajang, – Banjir lahar hujan Gunung Semeru merusak jalan penghubung Kecamatan Pasirian dan Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang. Akibatnya, akses utama warga di kedua kecamatan tersebut terputus dan aktivitas masyarakat terganggu.

Kerusakan jalan terjadi di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, setelah diterjang banjir lahar hujan pada Jumat (30/1/2026) malam hingga Sabtu (31/1/2026) dini hari. Sekitar 20 meter badan jalan ambrol akibat terkikis derasnya aliran lahar.

Salah seorang warga Gondoruso, Mutrikan, mengatakan banjir lahar hujan yang datang tiba-tiba menyebabkan tanah di bawah jalan tergerus hingga amblas.

“Ini malam tadi banjirnya besar, jadi jalan ambrol dan tidak bisa dilewati,” kata Mutrikan, Minggu (1/2/2026).

Akibat kerusakan tersebut, jalan penghubung Pasirian-Tempursari putus total. Tidak hanya kendaraan, pejalan kaki pun tidak dapat melintas.

Warga terpaksa mencari jalur alternatif dengan memutar lebih jauh atau menyeberangi aliran sungai yang relatif dangkal. Namun, jalur tersebut dinilai cukup berbahaya, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Agus, warga setempat, mengatakan kondisi ini sangat menyulitkan aktivitas sehari-hari, khususnya bagi anak-anak yang hendak berangkat ke sekolah. Para orang tua harus mengantar anak-anak dengan menyusuri aliran lahar hujan Gunung Semeru.

“Kalau lewat jalur pantai Bambang muternya jauh. Lewat sungai ini, tapi kalau tidak biasa bisa jatuh,” katanya.

Sebelumnya, banjir lahar hujan Gunung Semeru juga mengakibatkan tanggul penahan sungai di Desa Gondoruso jebol. Dampaknya, empat dusun di Kecamatan Pasirian terisolir akibat terputusnya akses jalan.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan darurat agar akses penghubung antar kecamatan dapat kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah