Basarnas Naikkan Status Pos SAR Banyuwangi Jadi Kantor SAR Mandiri - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 19 Jul 2025 17:55 WIB ·

Basarnas Naikkan Status Pos SAR Banyuwangi Jadi Kantor SAR Mandiri


 Basarnas Naikkan Status Pos SAR Banyuwangi Jadi Kantor SAR Mandiri Perbesar

Banyuwangi, – Basarnas memastikan akan meningkatkan status Pos SAR Banyuwangi menjadi Kantor SAR mandiri yang berdiri sendiri, tak lagi di bawah koordinasi Kantor SAR Surabaya. Langkah ini diambil untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat respons dalam situasi darurat, terutama di wilayah strategis Selat Bali.

Sekretaris Utama Basarnas, Abdul Haris Achadi, menyampaikan bahwa peningkatan status ini telah mendapat persetujuan dari Kementerian PAN-RB sejak tahun lalu, dan proses pembangunan Kantor SAR Banyuwangi segera dimulai.

“Sebenarnya sejak tahun lalu sudah ada penetapan dari Kementerian PAN-RB bahwa Pos SAR Banyuwangi akan naik status menjadi Kantor SAR. Artinya, secara struktur akan berdiri sendiri dan tidak lagi berada di bawah koordinasi Surabaya,” ujar Abdul Haris saat bertemu Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, pada Sabtu (18/7/25).

Baca juga: MUI Banyuwangi: Ekonomi Penting, Tapi Tak Bisa Jadikan Sound Horeg Dibenarkan

Ia menambahkan, Banyuwangi dipilih karena posisinya yang sangat strategis dan berisiko tinggi, terutama di jalur laut Selat Bali salah satu jalur penyeberangan tersibuk di Indonesia.

“Keberadaan kantor SAR di Banyuwangi sangat penting untuk mempercepat waktu tanggap jika sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat. Ini akan sangat membantu penyelamatan jiwa,” lanjutnya.

Untuk mendukung pendirian kantor baru tersebut, Basarnas juga memerlukan berbagai fasilitas tambahan, mulai dari gedung administrasi, gudang penyimpanan, alat-alat penyelamatan, hingga ruang latihan.

Baca juga: Buruan Korupsi Kredit Fiktif Lumajang Ditangkap Karena Kasus Sabu di Maluku

Bahkan, direncanakan sebuah kapal penyelamat sepanjang 40 meter yang saat ini masih berada di Surabaya akan dipindahkan ke Banyuwangi.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyambut baik rencana tersebut. Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, mengatakan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan, termasuk menyediakan lahan untuk pembangunan kantor SAR.

“Kebetulan kami memiliki lahan di Ketapang yang bisa dikembangkan. Nanti akan kami kaji bersama dari segi kelayakan. Intinya, pemkab sangat mendukung pendirian kantor SAR ini karena akan mempercepat penanganan risiko bila terjadi kebencanaan,” kata Mujiono.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Merah Putih di Antara Tradisi dan Langit B29

17 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Tangis Gibran Pecah di Hari Kemerdekaan, Lahir 17 Agustus dengan Berat 3,2 Kilogram

17 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pantau Aktivitas Semeru, BPBD Lumajang Andalkan CCTV hingga Sistem EWS Berbasis AI

14 Agustus 2026 - 10:14 WIB

DPRD Jatim Minta Kontribusi Kendaraan Listrik terhadap Jalan Tak Dipukul Rata

12 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Karhutla TNBTS Meluas, Api Capai B29 dan Mengarah ke Sabana Pasuruan

9 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Api Masih Membakar Hutan TNBTS Lumajang, Water Bombing Dilakukan untuk Jangkau Titik Sulit

9 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Trending di Nasional