Bencana Menunggu, Infrastruktur Desa Terlantar, DPRD Jember Soroti Perbaikan PU yang Setengah Hati - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 24 Feb 2026 18:53 WIB ·

Bencana Menunggu, Infrastruktur Desa Terlantar, DPRD Jember Soroti Perbaikan PU yang Setengah Hati


 Bencana Menunggu, Infrastruktur Desa Terlantar, DPRD Jember Soroti Perbaikan PU yang Setengah Hati Perbesar

Jember, – Rencana Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk memperbaiki 16 jembatan yang rusak akibat bencana banjir di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dinilai DPRD belum mampu menjawab kebutuhan infrastruktur secara menyeluruh.

Sekretaris Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto, menegaskan bahwa kerusakan jembatan di wilayah ini terjadi di lebih dari 16 titik.

“Kami menginginkan tidak hanya di 16 jembatan besar saja yang dibangun. Banyak jembatan penghubung antar desa dan antar kampung masih belum tersentuh akibat keterbatasan anggaran,” katanya, Selasa (24/2/2026).

Menurut David, sebagian besar rencana perbaikan Kementerian PU menyasar jembatan besar yang strategis, sementara jembatan kecil yang menghubungkan desa-desa terpencil justru masih banyak yang terbuat dari bambu dan belum layak dilewati warga.

Kondisi ini, kata dia, membuat masyarakat harus mengambil risiko ketika melintas di tengah potensi bencana yang tetap tinggi.

Selain persoalan jembatan, David mengingatkan bahwa Jember memiliki sedikitnya 12 potensi bencana alam, tidak hanya banjir. “Kami membutuhkan penanganan infrastruktur secara komprehensif, termasuk pembangunan dinding penahan untuk aliran sungai, baik berupa bronjong maupun bangunan fisik permanen,” jelas Ketua Fraksi Partai NasDem itu.

David menambahkan keterbatasan anggaran sejak pemangkasan dana dari pusat membuat Pemerintah Kabupaten Jember sulit melakukan pembangunan infrastruktur memadai secara mandiri.

Meski memberikan kritik, DPRD Jember tetap mengapresiasi upaya Kementerian PU dan Bupati Jember. “Apresiasi kepada Pak Menteri, dan Gus Bupati yang sudah berjuang di Jakarta. Kami mendukung langkah perbaikan sarana fisik pascabanjir, namun harapan kami alokasi tambahan dapat segera diberikan agar seluruh wilayah terdampak bisa dilayani,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskopindag Lumajang Cabut Tiga Rekomendasi BBM Bersubsidi

5 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Usaha Sound System Tak Lagi Bisa Ajukan Rekomendasi BBM Bersubsidi

5 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Wabup Lumajang Harap Kapolres Baru Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Bupati Lumajang Atur Jam Operasional PKL di Kawasan Alun-alun

5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Pemkab Lumajang Kenakan Retribusi Tak Hanya di Pasar, Pertokoan Toga Juga Masuk

4 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Kebakaran Hutan Picu Penutupan Jalur Wisata Bromo via Senduro

4 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Trending di Daerah