Berdiri Sejak 2022, IWS Senduro Kini Beranggotakan 27 Wirausaha - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Ekonomi · 19 Jul 2026 00:35 WIB ·

Berdiri Sejak 2022, IWS Senduro Kini Beranggotakan 27 Wirausaha


 Berdiri Sejak 2022, IWS Senduro Kini Beranggotakan 27 Wirausaha Perbesar

Lumajang, – Ikatan Wirausaha Senduro (IWS) Adem Ayem yang berdiri sejak 2022 kini memiliki sekitar 27 anggota yang bergerak di berbagai bidang usaha, mulai dari pertanian, perdagangan, jasa, hingga pariwisata.

Organisasi tersebut secara rutin menggelar kegiatan penguatan ekonomi anggota sekaligus aksi sosial kepada masyarakat.

Sekretaris IWS Muhammad Imron Rohmanu Aji mengatakan hingga kini IWS belum memiliki unit usaha bersama.

Namun, organisasi terus membangun kebersamaan melalui kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap dua pekan.

“Yang jelas untuk kegiatannya kita ada rutinan tiap dua minggu, yaitu arisan, tabungan wajib, dan juga simpan pinjam,” katanya, Sabtu (18/7/2026).

Selain kegiatan ekonomi, IWS juga mewajibkan setiap anggota baru menyetorkan dana investasi dengan nominal yang sama. Dana tersebut menjadi bentuk komitmen sekaligus simpanan anggota sebagai penguat status keanggotaan di organisasi.

Menurut Imron, IWS telah empat kali menggelar kegiatan tutup buku tahunan yang dirangkai dengan penyaluran dana jariah anggota.

Bantuan tersebut disalurkan untuk berbagai kegiatan sosial, mulai dari pembangunan musala, santunan anak yatim piatu, pembangunan masjid, hingga santunan bagi kaum duafa.

“Jadi kita sudah melakukan kegiatan tutup buku dan penyaluran jariah anggota ini sebanyak empat kali. Yang pertama untuk pembangunan musala, kedua santunan anak yatim piatu, ketiga pembangunan masjid, dan yang keempat santunan duafa,” ucap dia.

Imron mengatakan minat pelaku usaha untuk bergabung dengan IWS cukup tinggi. Namun, organisasi menerapkan mekanisme seleksi yang ketat sesuai anggaran rumah tangga (ART). Calon anggota baru hanya dapat diterima apabila memperoleh persetujuan lebih dari 50 persen anggota lama.

“Ketika lebih dari 50 persen anggota lama merestui, anggota baru bisa masuk. Kalau masih ada keraguan dari anggota, maka belum bisa diterima,” jelasnya.

“istem tersebut diterapkan untuk menjaga kekompakan organisasi sekaligus memastikan seluruh anggota memiliki komitmen yang sama dalam membangun jejaring usaha dan menjalankan kegiatan sosial di Kecamatan Senduro,” sambungnya.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Peziarah Piodalan Gerakkan Ekonomi Warga Desa Senduro

9 Juli 2026 - 13:56 WIB

Tarif Tetap, Pendapatan Naik: Kisah Ojek Kuda saat Ribuan Wisatawan Padati Watu Pecak

29 Juni 2026 - 19:14 WIB

Ribuan Pengunjung Segoro Topeng Kaliwungu Dongkrak Omzet UMKM hingga Rp 1,2 Juta Sehari

28 Juni 2026 - 22:44 WIB

Workshop UMKM Ungkap Persoalan Lama CFD Lumajang, Lapak Jadi Sumber Konflik Pedagang

17 Juni 2026 - 16:00 WIB

Gekrafs Dilantik, Harapan Dilambungkan: Mampukah Kreativitas Menjadi Mesin Ekonomi Baru Lumajang?

4 Mei 2026 - 15:51 WIB

HIPMI Lumajang Dorong Peran Pengusaha Muda sebagai Motor Ekonomi Daerah

3 Mei 2026 - 14:05 WIB

Trending di Ekonomi