Lumajang, – Lonjakan jumlah pengunjung saat pagelaran Segoro Topeng Kaliwungu di Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, tidak diikuti kenaikan tarif jasa ojek kuda.
Meski harga tetap, penyedia jasa mengaku pendapatannya meningkat berkali-kali lipat selama festival berlangsung.
Segoro Topeng Kaliwungu yang menjadi salah satu agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) kembali menyedot ribuan warga dari Lumajang maupun luar daerah.
Ramainya wisatawan membawa dampak ekonomi bagi pelaku usaha di sekitar lokasi, termasuk penyedia jasa ojek kuda.
Supriadi, salah seorang penyedia jasa ojek kuda di Pantai Watu Pecak, mengatakan pendapatannya selama dua hari penyelenggaraan festival meningkat tajam.
Dalam sehari, ia bisa membawa pulang penghasilan antara Rp1,5 juta hingga Rp2 juta.
Angka tersebut jauh melampaui pendapatan pada hari biasa yang hanya berkisar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per hari.
“Kalau hari biasa dapatnya antara Rp100-150 ribu,” kata Supriadi di Pantai Watu Pecak, Senin (29/6/2026).
Meski permintaan jasa meningkat seiring membludaknya pengunjung, Supriadi memilih tidak mengubah tarif. Harga untuk anak-anak tetap Rp10 ribu sekali putaran mengelilingi kawasan Pantai Watu Pecak, sedangkan orang dewasa dikenai Rp20 ribu.
Bahkan, jika satu orang dewasa berkendara bersama anaknya, biaya yang dibayarkan hanya dihitung untuk penumpang dewasa.
“Kalau misal yang naik orang tua bareng anaknya hanya kita hitung yang dewasa saja,” ujarnya.
Penyedia jasa ojek kuda lainnya, Nawawi, berharap pemerintah dapat memperbanyak agenda wisata di Pantai Watu Pecak. Menurut dia, kegiatan berskala besar terbukti mampu meningkatkan pendapatan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata.
“Harapannya tidak hanya setahun sekali ada kegiatan di sini, karena pendapatan kami juga bertambah,” kata Nawawi.
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan Festival Segoro Topeng Kaliwungu akan tetap digelar setiap tahun sebagai bagian dari upaya mempertahankan statusnya sebagai salah satu agenda Kharisma Event Nusantara.
Pemerintah daerah juga akan mempertimbangkan penyelenggaraan event lain di Pantai Watu Pecak maupun destinasi wisata lainnya untuk memperkuat perputaran ekonomi masyarakat.
“Ini setiap tahun akan kita laksanakan rutin, nanti kita akan pikirkan lagi event apa yang bisa digelar di Pantai Watu Pecak atau tempat wisata lain sebagai dukungan pemerintah untuk ekonomi masyarakat,” ujar Indah.
Tinggalkan Balasan