BK DPRD Jember Tunggu Laporan Resmi Dugaan Pelanggaran Etik Anggota Dewan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 13 Mei 2026 14:50 WIB ·

BK DPRD Jember Tunggu Laporan Resmi Dugaan Pelanggaran Etik Anggota Dewan


 BK DPRD Jember Tunggu Laporan Resmi Dugaan Pelanggaran Etik Anggota Dewan Perbesar

Jember, – Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember menyatakan belum dapat memproses dugaan pelanggaran etik anggota dewan yang viral di media sosial karena hingga kini belum ada laporan resmi yang masuk.

Ketua BK DPRD Jember M. Hafidi mengatakan penanganan dugaan pelanggaran etik harus diawali dengan adanya pengaduan tertulis yang disertai bukti pendukung.

“Sesuai tata cara beracara di BK, dugaan pelanggaran harus diawali pengaduan yang bisa berasal dari masyarakat, anggota DPRD, maupun pihak lain dengan disertai bukti,” katanya, Rabu (13/5/2026).

Menurut dia, BK DPRD Jember belum dapat mengambil langkah lebih lanjut sebelum terdapat pihak pelapor yang bertanggung jawab atas pengaduan tersebut.

“Hingga pagi ini belum ada surat pengaduan yang masuk ke BK, sehingga kami belum bisa menindaklanjuti persoalan itu,” jelasnya.

Ia menjelaskan setiap laporan yang diterima nantinya akan melalui proses verifikasi awal untuk menentukan apakah memenuhi unsur dugaan pelanggaran etik.

“Ketika laporan sudah masuk, maka BK akan melakukan verifikasi awal untuk menilai apakah laporan memenuhi unsur untuk ditindaklanjuti ke pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan anggota Komisi D DPRD Jember diduga bermain game sambil merokok saat rapat dengar pendapat viral di media sosial.

Rapat tersebut dihadiri Dinas Kesehatan, puluhan kepala puskesmas, dan BPJS Kesehatan untuk membahas persoalan campak, angka kematian ibu dan bayi, serta stunting di ruang Badan Musyawarah DPRD Jember pada Senin (11/5/2026).

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kisah Duka di Pantai Dampar: Sulianto Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Dilaporkan Hilang

13 Mei 2026 - 10:31 WIB

Main Game dan Merokok Saat Bahas Layanan Kesehatan, Etika Anggota DPRD Jember Dipertanyakan

13 Mei 2026 - 09:55 WIB

PDIP Ingatkan Pentingnya Solidaritas Warga di Tengah Arus Informasi Digital

13 Mei 2026 - 09:04 WIB

Bupati Lumajang Ganti Lampu Jalan Rusak di Jatiroto Meski Bukan Aset Pemkab

12 Mei 2026 - 13:22 WIB

Bupati Lumajang Instruksikan Penggantian Lampu Jalan di Jalur Provinsi dan Nasional

11 Mei 2026 - 08:02 WIB

BPBD Lumajang Cari Bocah 11 Tahun yang Tak Pulang Setelah Memancing di Rowo Kancu

10 Mei 2026 - 22:07 WIB

Trending di Daerah