Lumajang, – Harapan keluarga untuk menemukan Sulianto dalam keadaan selamat akhirnya pupus. Petani berusia 52 tahun asal Desa Bago, Kecamatan Pasirian, itu ditemukan meninggal dunia di pesisir Pantai Dampar pada Rabu (13/5/2026).
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang sejak Minggu saat mencari rumput di kawasan Komplangan Dusun Rekesan. Selama tiga hari terakhir, keluarga dan warga setempat terus menanti kabar keberadaan pria 52 tahun tersebut.
Jenazah Sulianto pertama kali ditemukan oleh Khairi, seorang warga Desa Tempeh Lor yang sedang berselancar di Pantai Dampar sekitar pukul 05.00 WIB. Dari kejauhan, ia melihat sosok tubuh tergeletak di bibir pantai dalam posisi tengkurap.
Saat diperiksa lebih dekat, tubuh pria itu sudah dalam kondisi membengkak dan tidak bernyawa. Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Lumajang.
Tak lama berselang, personel gabungan dari BPBD, Polsek, dan Koramil Pasirian tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Suasana duka menyelimuti proses pengangkatan jenazah yang kemudian dibawa ke RSUD Pasirian untuk diidentifikasi.
Kalaksa BPBD Lumajang Isnugroho mengatakan identitas korban dipastikan setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak rumah sakit dan tim identifikasi Polres Lumajang.
“Setelah dilakukan identifikasi oleh pihak RSUD Pasirian dan dikuatkan perangkat desa serta keluarga, dapat disimpulkan bahwa jenazah tersebut adalah Saudara Sulianto,” kata Isnugroho dalam laporan tertulisnya.
Kabar ditemukannya Sulianto dalam kondisi meninggal dunia segera menyebar ke kampung halamannya di Dusun Timur Curah, Desa Bago. Keluarga yang sejak awal berharap korban pulang dengan selamat akhirnya harus menerima kenyataan pahit.
Sekitar pukul 09.30 WIB, jenazah dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans RSUD Pasirian. Warga dan kerabat tampak berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum korban dimakamkan di TPU Dusun Timur Curah sesuai syariat Islam.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang dilakukan tim gabungan resmi dinyatakan selesai dan ditutup.
Tinggalkan Balasan