Becak Listrik Lansia Lumajang dan Manfaatnya - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 14 Des 2025 12:21 WIB ·

Bunda Indah Pastikan Becak Listrik Tetap Ramah bagi Tukang Becak Lansia


 Bunda Indah Pastikan Becak Listrik Tetap Ramah bagi Tukang Becak Lansia Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya menjaga inklusivitas dalam program becak listrik bagi tukang becak lansia. Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) memastikan layanan tersebut tetap mudah diakses oleh penerima manfaat yang belum terbiasa dengan teknologi digital.

Bunda Indah memahami bahwa sebagian besar tukang becak lansia masih mengandalkan cara kerja konvensional. Karena itu, Pemkab Lumajang merancang sistem promosi, pemesanan, dan pengelolaan layanan secara sederhana. Petugas juga memberikan pendampingan langsung di lapangan.

“Transformasi layanan tidak boleh meninggalkan kelompok rentan. Kami memilih sistem yang sederhana agar tukang becak lansia tetap produktif tanpa terbebani teknologi,” tegas Bunda Indah saat menyerahkan bantuan di Pendopo Arya Wiraraja, Sabtu sore (13/12/2025).

Menurut Bunda Indah, pendekatan ini mencerminkan pembangunan yang berorientasi pada nilai kemanusiaan. Pendampingan langsung membantu tukang becak lansia memanfaatkan becak listrik secara maksimal. Mereka tetap bisa bekerja, meningkatkan penghasilan, dan menjaga kesejahteraan keluarga.

Program ini juga mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata lokal. Kehadiran becak listrik memperkuat peran transportasi tradisional dalam melayani wisatawan dan warga.

Selain meningkatkan produktivitas, Pemkab Lumajang menyiapkan langkah ini untuk menjaga keberlanjutan program. Sistem yang mudah dipahami membangun kepercayaan penerima bantuan. Risiko kesalahan penggunaan pun dapat ditekan.

Melalui kebijakan tersebut, Pemkab Lumajang membuktikan bahwa modernisasi transportasi dapat berjalan seiring dengan perlindungan sosial. Inovasi ini mendorong ekonomi lokal tanpa meninggalkan kelompok rentan.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ditinggal Tahlilan Ayah, Siti Maisaroh Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

4 April 2026 - 10:49 WIB

Libur Paskah, Alun-Alun dan Kayutangan Jadi Fokus Pengamanan Lalu Lintas di Malang

3 April 2026 - 18:05 WIB

Tak Semua Pegawai Libur, WFH Lumajang Hanya untuk Administrasi

3 April 2026 - 08:32 WIB

Tragedi Libur Lebaran di Muara Bondoyudo, Pelajar SMP Lumajang Masih Hilang di Hari Keempat

1 April 2026 - 16:23 WIB

Aman untuk Sekarang, Tapi Tidak Pasti, Ketergantungan Kebijakan Pusat pada Nasib P3K

31 Maret 2026 - 17:37 WIB

Efisiensi Anggaran dan Batas 30 Persen, Alarm Dini bagi Struktur Kepegawaian Lumajang

31 Maret 2026 - 17:29 WIB

Trending di Daerah