CCTV dan PJU Lumajang untuk Keamanan Desa - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 24 Mei 2026 12:08 WIB ·

Bunda Indah Percepat Pemasangan CCTV dan PJU di Seluruh Dusun


 Bunda Indah Percepat Pemasangan CCTV dan PJU di Seluruh Dusun Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang mempercepat pemasangan CCTV dan Penerangan Jalan Umum (PJU) di seluruh dusun. Program tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem keamanan berbasis teknologi hingga tingkat desa.

Pemkab Lumajang menargetkan seluruh pemasangan selesai pada Juni 2026.

Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma meninjau langsung progres pemasangan di sejumlah desa di Kecamatan Sukodono, Selasa malam (19/5/2026).

Perkuat Sistem Keamanan Desa

Bunda Indah menegaskan bahwa program tersebut bukan sekadar pemasangan fasilitas fisik. Pemerintah daerah ingin membangun sistem keamanan yang lebih terintegrasi dan modern.

Menurutnya, keamanan masyarakat harus didukung teknologi pengawasan, penerangan lingkungan, dan penguatan tata kelola desa secara bersamaan.

“Program ini harus benar-benar tuntas dan memberi manfaat nyata. Dana dusun harus diarahkan untuk memperkuat keamanan lingkungan secara sistematis,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dana dusun perlu dimanfaatkan secara tepat untuk mendukung pemasangan CCTV, PJU, penguatan siskamling, hingga dukungan operasional linmas.

Progres Pemasangan Capai 80 Persen

Bunda Indah menyebut progres pemasangan di Kecamatan Sukodono telah mencapai sekitar 80 persen. Pemerintah daerah menargetkan seluruh pekerjaan selesai pada pertengahan Juni 2026.

Menurutnya, sistem keamanan berbasis teknologi memungkinkan pengawasan wilayah berjalan lebih cepat dan terukur. Selain itu, antarwilayah juga dapat saling terhubung sehingga deteksi dini terhadap gangguan keamanan menjadi lebih efektif.

Ia menilai pendekatan tersebut lebih adaptif dibandingkan sistem pengawasan konvensional.

Desa Jadi Bagian Sistem Keamanan

Program tersebut juga menempatkan desa sebagai bagian aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dilibatkan dalam satu sistem perlindungan yang saling terhubung.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandi Siregar yang turut mendampingi peninjauan mengatakan integrasi CCTV dan PJU akan memperkuat pemetaan situasi keamanan di wilayah pedesaan.

Menurutnya, sistem tersebut juga membantu meningkatkan efektivitas pencegahan gangguan kamtibmas.

Melalui pendekatan ini, Pemkab Lumajang ingin menghadirkan sistem keamanan publik yang lebih modern. Perlindungan masyarakat tidak hanya mengandalkan kehadiran aparat, tetapi juga dukungan teknologi, infrastruktur, dan partisipasi warga hingga tingkat dusun.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desil Menentukan Nasib Bansos, Pemkab Lumajang Akui Tak Bisa Deteksi Perubahannya

27 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Kaki Tak Lagi Utuh, Semangat Tak Pernah Patah: Nanik Menjaga Usaha Warisan Sejak 1946

26 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Data Desil 1-5 Dipersoalkan, DPRD Lumajang Dorong Verifikasi Langsung ke Lapangan

26 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Mayat Pria Diperkirakan Berusia 58 Tahun Ditemukan di Pantai Pandanwangi Lumajang

26 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Gunung Lemongan hingga Pegunungan Gajah Mungkur Rawan Karhutla, BPBD Lumajang Perkuat Mitigasi

26 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Bukit Sentong Lumajang Terbakar Sekitar 1 Hektare, Pendinginan Masih Berlangsung

25 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Trending di Daerah