Wisata Kopi Jatian Kenongo yang Ramah Lingkungan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 8 Okt 2025 05:50 WIB ·

Bunda Indah Tekankan Pariwisata Berkelanjutan saat Resmikan Wisata Kopi Jatian Kenongo


 Bunda Indah Tekankan Pariwisata Berkelanjutan saat Resmikan Wisata Kopi Jatian Kenongo Perbesar

Lumajang – Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menegaskan pentingnya menjaga kelestarian alam dalam setiap pembangunan wisata. Pesan itu ia sampaikan saat meresmikan Wisata Kopi Jatian Kenongo (KJK) di Hutan Jati, Desa Kenongo, Kecamatan Gucialit, Minggu (5/10/2025).

Menurut Bunda Indah, kesuksesan wisata tidak hanya bergantung pada fasilitas atau jumlah pengunjung. Daya tarik sejati justru lahir dari alam yang terjaga dan memberi pengalaman otentik bagi wisatawan.

“Pembangunan tidak boleh merusak lingkungan. Kelestarian alam adalah roh pariwisata berkelanjutan,” tegasnya.

Wisata Kopi Jatian Kenongo berdiri di tengah hutan jati yang masih alami. Bunda Indah meminta pengelola dan wisatawan menjaga kebersihan serta ketenangan kawasan hutan. Ia juga mengingatkan agar tidak menyalakan musik keras atau melakukan aktivitas yang bisa mengganggu flora dan fauna.

“Hutan jati bukan sekadar tempat rekreasi, tapi rumah bagi banyak satwa dan tumbuhan. Menjaga keseimbangannya adalah tugas kita semua,” ujarnya.

Bunda Indah juga menyoroti nilai ekonomi dari pariwisata berbasis alam. Ia menilai, desa dapat tumbuh secara ekonomi tanpa harus mengorbankan lingkungan.

“Kalau alam rusak, wisata akan mati. Karena itu, pembangunan harus sejalan dengan ekosistem agar ekonomi tumbuh dan alam tetap lestari,” jelasnya.

Kepala Desa Kenongo Slamet Triono menyambut baik arahan tersebut. Ia memastikan seluruh pengelola akan menjaga keaslian hutan sambil mengembangkan atraksi kopi dan edukasi alam bagi pengunjung.

Peresmian ini menandai babak baru pariwisata Lumajang. Wisata Kopi Jatian Kenongo menjadi contoh nyata pariwisata yang menyeimbangkan antara ekonomi, kelestarian, dan pemberdayaan desa.

“Wisata yang maju adalah wisata yang tidak merusak bumi. Mari kita jaga alam ini agar anak cucu kita juga bisa menikmatinya,” tutup Bunda Indah.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Masa Tanam, Sawah di Lumajang Keburu Diterjang Banjir

21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pemkab Lumajang Patroli Cek Pemasangan CCTV dan PJU di Sukodono

20 Mei 2026 - 01:13 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Sungai di Biting, Penanganan Dimulai Awal Juni

18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Bupati Lumajang Ingatkan Kades Hati-hati Kelola Pemerintahan, Inspektorat Disebut Jadi Pisau Pengawasan

18 Mei 2026 - 12:52 WIB

Mengantar hingga Ujung Jalan, Keluarga Jemaah Haji Lumajang Lepas

17 Mei 2026 - 03:56 WIB

Jemaah Haji Risiko Tinggi asal Lumajang Diberangkatkan dengan Pendampingan Khusus

16 Mei 2026 - 18:05 WIB

Trending di Daerah