Bupati Jember Tetapkan Status Tanggap Darurat, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 17 Feb 2026 11:31 WIB ·

Bupati Jember Tetapkan Status Tanggap Darurat, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem


 Bupati Jember Tetapkan Status Tanggap Darurat, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem Perbesar

Jember, – Menyikapi prediksi cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang diperkirakan terjadi 10–20 Februari 2026, Bupati Muhammad Fawait menetapkan status tanggap darurat bencana hingga akhir Februari.

Keputusan ini diambil untuk memastikan seluruh lini pemerintah daerah siap menghadapi kemungkinan bencana akibat hujan ekstrem.

Dalam keterangan persnya di Jember, Minggu (16/2/2026), Bupati Fawait menekankan bahwa seluruh elemen pemerintahan, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, telah diinstruksikan berada dalam posisi siaga.

Sinergi tersebut juga melibatkan jajaran TNI, Polri, serta para relawan penanggulangan bencana untuk memastikan respons cepat di lapangan.

“Kami telah melakukan koordinasi dan evaluasi kesiapan seluruh elemen Pemkab Jember. Semua harus bergerak bersama untuk mengantisipasi segala kemungkinan akibat cuaca ekstrem,” katanya.

Ia menambahkan bahwa koordinasi hingga tingkat bawah seperti kecamatan, desa, dan kelurahan penting agar pemantauan kondisi lapangan dapat dilakukan secara seketika dan responsif.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menyebutkan bahwa status tanggap darurat ini berlaku mulai 12 hingga 26 Februari 2026.

Selama masa itu, BPBD, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI, Polri, dan masyarakat relawan akan bahu-membahu menangani potensi dampak cuaca ekstrem, termasuk banjir bandang, perbaikan infrastruktur, dan pemenuhan kebutuhan dasar warga.

Fawait menambahkan bahwa langkah preventif ini bertujuan meminimalkan risiko bencana sehingga masyarakat dapat melewati masa kritis dengan aman. Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan cuaca, menyiapkan posko darurat, serta memastikan semua elemen siap bergerak cepat jika terjadi bencana.

“Saya berharap seluruh warga Jember tetap waspada. Pemerintah daerah, bersama TNI, Polri, dan kawan-kawan relawan, akan terus berjaga untuk memastikan semua kondisi tetap terkendali,” ucap dia.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penyaluran THR di Lumajang Berjalan Mulus, Hanya Tiga Perusahaan Absen Laporan

14 April 2026 - 15:23 WIB

Keluhan Lansia Jadi Pertimbangan, Lumajang Izinkan Pengecer LPG Terbatas

13 April 2026 - 11:25 WIB

Empat Desa di Lumajang Ajukan Pengelolaan Lahan, Status Hak Milik Tunggu 10 Tahun

13 April 2026 - 10:50 WIB

Warga Kuasai Lahan Puluhan Tahun, Pemkab Lumajang Dorong Legalisasi Lewat Skema KHDPK

13 April 2026 - 10:42 WIB

Agus Setiawan Ungkap Proyek di Lumajang Sempat Dikuasai Pengusaha Luar Daerah

11 April 2026 - 17:03 WIB

Kelangkaan LPG 3 Kg di Lumajang, Pertamina Tambah Pasokan 45 Persen

10 April 2026 - 19:09 WIB

Trending di Daerah