Alsintan Petani Lumajang untuk Masyarakat Pertanian - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 4 Jun 2025 10:41 WIB ·

Bupati Lumajang: Kelola Alsintan dengan Bijak, Demi Kesejahteraan Bersama


 Bupati Lumajang: Kelola Alsintan dengan Bijak, Demi Kesejahteraan Bersama Perbesar

Penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di Kabupaten Lumajang bukan sekadar program rutin. Di baliknya, Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menyampaikan pesan penting: keberhasilan pertanian bergantung pada tanggung jawab kolektif.

Dalam acara penyerahan dua unit Combine Harvester dan tujuh unit Power Thresher dari Kementerian Pertanian RI kepada kelompok tani, Selasa (3/6/2025), Bunda Indah menekankan pentingnya prinsip kebersamaan dalam pengelolaan alsintan.

“Bantuan ini milik bersama, bukan milik pribadi. Gunakan dengan bijak untuk kesejahteraan semua petani,” tegasnya saat memberi arahan di Dinas Pertanian, Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT).

Ia mengingatkan bahwa keberadaan alat tidak otomatis membawa hasil jika tidak didukung sistem pengelolaan yang adil dan terbuka. Setiap kelompok tani diminta menyusun jadwal penggunaan yang bergilir dan merawat alat dengan baik.

“Kalau dikelola secara adil dan bergiliran, semua anggota bisa merasakan manfaatnya. Jangan ada yang merasa paling berhak,” tambahnya.

Bunda Indah juga mendorong semangat gotong royong dalam pemanfaatan alsintan. Ia menyebut bahwa alat ini bukan hanya simbol modernisasi pertanian, tapi juga pemicu solidaritas antarpetani.

Selain itu, ia meminta Dinas Pertanian dan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) aktif mendampingi kelompok tani. Pelatihan teknis dan edukasi tata kelola alsintan menjadi hal penting agar dampaknya bisa dirasakan langsung di lahan pertanian.

“Pendekatan partisipatif ini penting. Kita ingin alsintan jadi investasi sosial-ekonomi jangka panjang, bukan sekadar alat bantu panen,” pungkasnya.

Dengan pengelolaan yang bijak dan kolaboratif, Pemkab Lumajang berharap program alsintan bisa menjadi pondasi kuat dalam membangun ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antara Aroma dan Kenangan, Menapak Jejak Kopi di Tanah Lumajang

26 Maret 2026 - 14:32 WIB

Bunda Indah: Pelayanan Publik Tak Boleh Terhenti Meski Libur Idulfitri

24 Maret 2026 - 09:01 WIB

Sidak SPBE, Bupati Pastikan Distribusi LPG 3 Kg di Lumajang Terkendali

23 Maret 2026 - 17:39 WIB

50 Titik Salat Id Muhammadiyah di Lumajang

20 Maret 2026 - 14:00 WIB

PDI Perjuangan Lumajang Hadirkan Oase di Jalur Mudik, Tempat Lelah Pemudik Menemukan Jeda

20 Maret 2026 - 13:21 WIB

Imbauan Keselamatan, Jangan Paksa Berkendara Saat Lelah, Istirahat di Posko Terdekat

20 Maret 2026 - 13:00 WIB

Trending di Daerah