Bupati Lumajang Sidak Dua SPBU, Pastikan Pertalite Aman dan Sesuai Standar - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 31 Okt 2025 16:13 WIB ·

Bupati Lumajang Sidak Dua SPBU, Pastikan Pertalite Aman dan Sesuai Standar


 Bupati Lumajang Sidak Dua SPBU, Pastikan Pertalite Aman dan Sesuai Standar Perbesar

Lumajang, Pemerintah Kabupaten Lumajang bergerak cepat menanggapi keresahan masyarakat terkait maraknya laporan sepeda motor brebet setelah mengisi bahan bakar Pertalite di sejumlah wilayah Jawa Timur.

Bupati Lumajang turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua SPBU, yaitu SPBU Pelita dan SPBU Kedungjajang, pada Jumat (31/10/25).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di Lumajang tetap sesuai standar dan tidak mengalami pencemaran, terutama oleh air yang dikhawatirkan warga dapat merusak mesin kendaraan.

Baca juga:Pemkab Lumajang Tegaskan Komitmen Perlindungan Sosial bagi Petani Melalui Santunan Kematian

“Kami ingin memastikan semua alat ukur di SPBU berfungsi dengan baik dan hasil pengisian akurat. Ini bagian dari tanggung jawab kami melindungi konsumen,” kata Bupati Lumajang Indah Amperawati.

Dalam pengecekan tersebut, tim dari Pemerintah Kabupaten Lumajang memeriksa alat ukur volume bahan bakar, kepadatan (density), serta tangki penyimpanan bawah tanah.

Baca juga:Tak Cukup Tunggu Siswa Datang, Pemkab Lumajang Jemput Bola ke Desa-Desa

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh alat ukur masih dalam toleransi yang dibenarkan oleh metrologi, dan tidak ditemukan adanya kandungan air pada Pertalite yang diambil dari tangki maupun dispenser.

“Tadi kami ambil sampel langsung dari penampungan bawah tanah dan hasilnya tidak ada air. Density-nya juga sesuai standar. Ini bisa jadi kabar menenangkan bagi masyarakat Lumajang,” katanya.

Ia menjelaskan seluruh SPBU di Lumajang secara rutin menjalani tera ulang alat ukur setiap tahun oleh petugas metrologi kabupaten untuk menjamin ketepatan takaran bahan bakar.

Meski hasil sidak menunjukkan kondisi normal, Bupati tetap membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang merasa dirugikan akibat layanan SPBU.

“Kalau memang ada warga yang merasa dirugikan, silakan lapor melalui Sambat Bunda atau langsung ke pihak SPBU. Pengawasan akan terus kami lakukan,” pungkasnya.

Sebelumnya, fenomena motor brebet setelah mengisi Pertalite ramai dilaporkan di sejumlah daerah Jawa Timur seperti Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Pasuruan, Kediri, Trenggalek, Banyuwangi, dan Mojokerto.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Agus Setiawan Lepas Kontingen PDIP Lumajang Menuju Ajang Seleksi Soekarno Cup di Malang

9 Maret 2026 - 13:15 WIB

Sempat Dikeluhkan Sekda, Bupati Lumajang Pastikan Dapur MBG Polres Benahi Limbah

6 Maret 2026 - 09:16 WIB

Infrastruktur dan Pertanian Jadi Taruhan, Proyek Tanggul Semeru Dikebut Jelang Lebaran

4 Maret 2026 - 10:18 WIB

Dugaan Pengurangan Porsi MBG, PDIP Ingatkan: Jangan Rugikan Presiden

1 Maret 2026 - 15:23 WIB

Dari Semeru 2021 ke 2025, Rumah Kosong BSD Akan Dialihkan untuk Korban Baru

1 Maret 2026 - 10:53 WIB

Tak Ada Jembatan, Tak Ada Rumah Baru, Sikap Tegas Pemkab Lumajang untuk Sumberlangsep

1 Maret 2026 - 10:24 WIB

Trending di Nasional