Cegah Risiko Sejak Dini, Capaian Program CKG Lumajang Tembus 204.564 Warga - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kesehatan dan Olah Raga · 14 Nov 2025 19:26 WIB ·

Cegah Risiko Sejak Dini, Capaian Program CKG Lumajang Tembus 204.564 Warga


 Cegah Risiko Sejak Dini, Capaian Program CKG Lumajang Tembus 204.564 Warga Perbesar

Lumajang, – Melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), para lansia tidak hanya menjalani skrining menyeluruh, tetapi juga mendapatkan edukasi kesehatan yang bertujuan mencegah penyakit kronis sejak dini.

Program CKG yang digelar Dinas Kesehatan P2KB Lumajang mencakup pemeriksaan geriatri, tekanan darah, kadar gula, status gizi, hingga skrining penyakit kronis seperti stroke, jantung, PPOK, dan kanker.

dr. Neilavery Winda Suci Parameswari, Dokter Ahli Pertama Puskesmas Tekung sekaligus penanggung jawab program CKG, menegaskan bahwa edukasi adalah kunci keberhasilan pencegahan penyakit.

Baca juga:Pujianto: Wifi Publik di Lumajang Bantu Akses Informasi dan Peningkatan Pengetahuan Masyarakat

“Banyak lansia yang sebenarnya mampu menjaga kondisi tubuhnya, tetapi kurang memahami apa yang harus dilakukan. Dengan edukasi yang tepat, mereka bisa mencegah risiko penyakit jauh lebih efektif,” katanya, Jumat (14/11/2025).

Dari target 414.815 warga yang akan dijangkau tahun ini, hingga 11 November 2025 sudah 204.564 warga memperoleh layanan, atau sekitar 17,85 persen populasi Lumajang.

Baca juga: Pemkab Lumajang Revisi Perda Tirta Mahameru, Jumlah Direksi Akan Disesuaikan Regulasi Baru

Di wilayah kerja Puskesmas Tekung sendiri, dari total 35.688 penduduk, sebanyak 5.507 warga telah menerima layanan, atau 15,4 persen, selaras dengan capaian SUPAS yang menunjukkan 13,4 persen.

Bagi warga seperti Margono, yang berusia 61 tahun dan menjalani pemeriksaan tepat di hari ulang tahunnya, edukasi yang diberikan membuatnya lebih percaya diri menjaga kesehatan. “Yen kulo ngerti kahanan awak dhewe, ra bakal kaget nek ana penyakit sing ndadak (Kalau saya tahu kondisi tubuh sendiri, saya tidak akan kaget kalau ada penyakit tiba-tiba),” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Membidik Mimpi di Jarak 70 Meter, Harapan Lumajang Bertumpu di Jatim Series 1

14 April 2026 - 19:03 WIB

Dinkes Lumajang Kirim Sampel 105 Suspek Campak ke Laboratorium Kemenkes di Surabaya

10 April 2026 - 11:45 WIB

Awal 2026, Dinkes Lumajang Temukan 136 Kasus HIV Baru, Masih Menunggu Validasi

10 April 2026 - 08:21 WIB

PMI Lumajang Terapkan Sistem Siaga Darurat Titik Rawan Saat Arus Mudik Idulfitri 2026

19 Maret 2026 - 16:48 WIB

Demam dan Ruam Merah Belum Tentu Campak, Bisa Juga Penyakit Lain

16 Maret 2026 - 15:56 WIB

Kenali Fase Prodromal Campak, Gejala Awal yang Sering Tidak Disadari

16 Maret 2026 - 15:50 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga