CSR Gizi Anak Lumajang 2025 untuk Masyarakat - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 4 Jun 2025 18:27 WIB ·

Sinergi Lintas Sektor untuk Anak Sehat


 Sinergi Lintas Sektor untuk Anak Sehat Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mendorong kolaborasi lintas sektor demi meningkatkan kualitas layanan dasar bagi anak-anak, terutama dalam pemenuhan gizi. Salah satu bentuk nyatanya terlihat dalam kegiatan penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa Paket Tumbuh Kembang Anak, Rabu (4/6/2025), di Pendopo Arya Wiraraja.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan bahwa dunia usaha memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Peran serta dunia usaha sangat dibutuhkan untuk memperkuat layanan dasar, termasuk gizi anak. Kita tidak bisa bekerja sendiri. Butuh gotong royong untuk memastikan anak-anak kita tumbuh optimal,” ujar Bunda Indah.

300 Balita Terima Paket Gizi

Melalui program CSR, Indomaret dan PT Sari Husada (SGM) menyalurkan paket nutrisi berisi beras, telur, margarin, dan susu kepada 300 balita di Lumajang. Bantuan diserahkan langsung oleh perwakilan kedua perusahaan sebagai wujud komitmen mereka dalam mendukung kesehatan anak dan pembangunan berkelanjutan.

“Kami harap kontribusi ini bermanfaat dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam agenda kemanusiaan yang menyentuh masa depan bangsa,” ujar perwakilan perusahaan.

Edukasi dan Kolaborasi Berkelanjutan

Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga menjadi ruang edukatif bagi para ibu penerima manfaat. Para peserta mendapat pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang dan pola asuh sejak dini, khususnya dalam 1.000 hari pertama kehidupan anak.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Kesehatan P2KB, Kepala DPMPTSP, dan Kepala Diskopindag. Kehadiran lintas OPD menunjukkan dukungan menyeluruh terhadap gerakan penurunan stunting dan peningkatan kualitas hidup anak.

Membangun Masa Depan Bersama

Di akhir acara, Bunda Indah mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kegiatan ini sebagai awal dari gerakan kolaboratif yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Kita sedang membangun masa depan Indonesia. Maka kita harus melakukannya bersama, dengan hati, dengan kepedulian, dan dengan aksi nyata,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Surabaya Buka Pelatihan Tukang Bangunan, Warga Bisa Dapat Sertifikasi Resmi

5 Februari 2026 - 14:49 WIB

Tekan Kebocoran, Pajak Pasir Lumajang Kini Dibayar Langsung Lewat Bank

5 Februari 2026 - 14:32 WIB

Fisik Oplah Selesai, Sarana Penyedot Air Tak Ada, Program Belum Bisa Dimanfaatkan

5 Februari 2026 - 13:46 WIB

Petani Bangsalsari Ungkap Program Oplah Tak Tepat Sasaran, Kebutuhan Air Belum Terjawab

5 Februari 2026 - 13:40 WIB

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Trending di Daerah