Dokter Muter Bantu Ibu Hamil di Pelosok Dapat Akses USG Gratis - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kesehatan dan Olah Raga · 3 Jul 2025 20:07 WIB ·

Dokter Muter Bantu Ibu Hamil di Pelosok Dapat Akses USG Gratis


 Dokter Muter Bantu Ibu Hamil di Pelosok Dapat Akses USG Gratis Perbesar

Lumajang, – Di tengah keterbatasan akses dan sarana, pemeriksaan kehamilan menjadi barang langka bagi ibu-ibu di Dusun Bakah, Desa Sawaran Lor, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang. Namun lewat program “Dokter Muter”, ibu hamil di pelosok kini tak lagi risau menunggu kepastian kesehatan janin mereka.

Sulistiawati (30), tengah hamil tujuh bulan ketika mobil layanan kesehatan bergerak memasuki dusunnya. Jalan sempit dan tanpa aspal yang biasa ia lewati menuju Puskesmas kini tak perlu lagi ia tempuh. Sebab, kali ini, layanan kesehatan yang datang menjemputnya.

“Biasanya susah periksa kandungan, harus naik ojek dua kali, jalannya juga rusak. Tapi sekarang bisa USG langsung di sini, di dekat rumah. Juga dikasih obat sama vitamin gratis,” katanya, Kamis (3/7/2025).

Dusun Bakah berada di kaki Gunung Semeru, dengan jarak 12 kilometer dari fasilitas kesehatan terdekat. Untuk ibu hamil seperti Sulistiawati, kondisi jalan yang terjal dan minim transportasi menjadi tantangan tersendiri. Tak jarang, mereka memilih tidak memeriksakan kandungan hingga mendekati waktu melahirkan.

Hari itu, Sulistiawati dan beberapa ibu hamil lainnya mendapatkan pemeriksaan lengkap: tekanan darah, tinggi fundus, posisi janin, hingga detak jantung bayi dalam kandungan. Semua dilakukan di bawah tenda sederhana di tengah lapangan, dengan peralatan medis yang dibawa dari mobil “Dokter Muter”.

“Setiap kunjungan kami bawa alat USG portabel. Ini penting agar ibu-ibu hamil di pelosok tidak ketinggalan deteksi dini komplikasi kehamilan seperti preeklamsia atau kehamilan risiko tinggi lainnya,” tambah Marfuah.

Selain USG, ibu hamil juga diberikan edukasi gizi, imunisasi, hingga paket makanan tambahan jika diperlukan. Petugas kesehatan juga mencatat dan memantau kehamilan secara berkala agar bisa dirujuk lebih awal bila ada masalah serius.

Program Dokter Muter bukan hanya menyelamatkan nyawa ibu dan bayi, tetapi juga memberi rasa aman yang selama ini dirindukan masyarakat pedesaan. Bagi Sulistiawati, satu kunjungan ini sudah cukup meyakinkan bahwa ia dan bayinya dalam kondisi sehat.

“Jadi lebih tenang. Tahu posisi bayi, tahu kesehatannya. Kalau bisa, seminggu sekali ada begini,” ucapnya pelan.

Program ‘Dokter Muter’ yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Lumajang menjadi jawaban atas tantangan tersebut. Dengan kendaraan khusus yang dilengkapi alat medis, tim kesehatan keliling menyambangi desa-desa terpencil secara rutin, membawa layanan yang sebelumnya hanya tersedia di puskesmas atau rumah sakit.

“Pemeriksaan USG penting untuk pantau kondisi janin, apalagi di trimester akhir. Tapi banyak ibu hamil di sini yang belum pernah USG karena jauh dari faskes,” ujar Marfuah, Ketua Tim Pokja Pelayanan Kesehatan Primer Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang.

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sepak Bola Kampung di Senduro Perkuat Ikatan Sosial Warga Antar-RW

13 Mei 2026 - 18:53 WIB

Tompokerso Cup di Lumajang Dibuka dengan Genduren, Tradisi Desa yang Tetap Bertahan

13 Mei 2026 - 18:34 WIB

TC di Prancis Jadi Titik Penting Karier Lintang Radisty, Talenta Lumajang di Timnas U-17

12 Mei 2026 - 14:16 WIB

Candra Hermawan Podium di Buriram, Yamaha Indonesia Optimistis Hadapi Seri Ketiga ARRC

12 Mei 2026 - 14:00 WIB

SPPG Tarik Seluruh Menu MBG di SDN Madurejo 2 Setelah Siswa Temukan Ulat

8 Mei 2026 - 09:42 WIB

Membidik Mimpi di Jarak 70 Meter, Harapan Lumajang Bertumpu di Jatim Series 1

14 April 2026 - 19:03 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga