Dukung Penegakan Hukum, HMI Lumajang Siap Kawal Proses Penyelidikan Curanmor - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Kriminal · 11 Agu 2025 19:03 WIB ·

Dukung Penegakan Hukum, HMI Lumajang Siap Kawal Proses Penyelidikan Curanmor


 Dukung Penegakan Hukum, HMI Lumajang Siap Kawal Proses Penyelidikan Curanmor Perbesar

Lumajang, – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Kabupaten Lumajang sempat menggemparkan media sosial setelah mendesak Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, untuk mundur dari jabatannya.

Desakan itu dilatarbelakangi kasus pencurian sepeda motor yang menimpa salah satu mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif di wilayah Lumajang.

Dalam sebuah video yang diunggah di platform Instagram dan Facebook pada Sabtu (9/8/25), Ketua Umum HMI Komisariat Lumajang, Intan, menyebut bahwa kepolisian gagal memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya terhadap mahasiswa yang sedang menjalankan pengabdian di desa.

Baca juga: Penantian Panjang Berakhir, Stasiun Klakah Resmi Jadi Stasiun Lumajang

“HMI se-Kabupaten Lumajang mendesak Kapolres Lumajang untuk mundur dari jabatannya karena telah meresahkan dan gagal memberikan rasa aman kepada masyarakat Lumajang,” ujar Intan dalam video tersebut.

Namun, hanya dua hari berselang, sikap HMI Lumajang mengalami perubahan drastis. Setelah melakukan audiensi dengan Kapolres Lumajang pada Senin (11/8/25), HMI justru menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah penyelidikan yang dilakukan kepolisian dalam mengungkap pelaku pencurian.

“Kami dari HMI Lumajang mendukung penuh Kapolres Lumajang untuk mengusut tuntas pelaku pencurian curanmor yang dialami peserta KKN Kolaboratif,” ujar Intan di Mapolres Lumajang usai audiensi.

Baca juga: Universitas Lumajang dan 7 Kampus Lain Tarik Mahasiswa KKN dari Lumajang

Meski enggan mengomentari lebih lanjut soal pernyataan desakan mundur sebelumnya, Intan menyampaikan bahwa HMI membawa tiga tuntutan utama dalam pertemuan tersebut. Pertama, meminta kepolisian mengusut tuntas kasus pencurian motor.

Kedua, mendorong transparansi kebijakan dan langkah penyelidikan dari pihak Polres. Ketiga, meminta Kapolres mengeluarkan pernyataan tegas di hadapan pers sebagai bentuk komitmen memberantas curanmor.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menyambut baik masukan dari HMI dan menyatakan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung.

“Iya, tadi sudah audiensi. Intinya Polres Lumajang mendapat dukungan dari HMI untuk menindak tegas pelaku curanmor, apalagi ini menyasar adik-adik KKN. InsyaAllah kami mohon doanya agar segera tertangkap dan terungkap pelakunya,” ujar Alex.

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bareskrim Polri Sita Emas Batangan, Dokumen, dan Alat Elektronik dari Dugaan PETI

20 Februari 2026 - 14:59 WIB

Bareskrim Polri Geledah Rumah di Surabaya, Amankan 4 Boks Barang Bukti TPPU dari Kasus PETI

20 Februari 2026 - 14:54 WIB

Polsek Jabung Ungkap Kondisi Korban Tewas di Sungai, Mulut Tersumpal, Tangan Terikat

20 Februari 2026 - 14:19 WIB

Modus Solar Subsidi Ditimbun Terungkap, Penegakan Hukum di Lumajang Masih Menggantung

16 Februari 2026 - 11:30 WIB

Guru SD di Jember Tanggalkan Pakaian 22 Siswa, Kronologi, Dampak, dan Tindakan Hukum

13 Februari 2026 - 12:20 WIB

KPAI Desak Polisi Usut Guru SD di Jember yang Menanggalkan Pakaian 22 Siswa

13 Februari 2026 - 12:13 WIB

Trending di Kriminal