Lumajang, – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur H. Adik Dwi Putranto mendorong Kadin Kabupaten Lumajang untuk segera menyusun pemetaan kebutuhan tenaga kerja dalam lima tahun ke depan.
Hal ini disampaikan dalam Musyawarah Kabupaten ke-VII (Muskab VII) Kadin Lumajang tahun 2026 yang digelar di Hotel Aston Lumajang, Selasa (21/4/2026).
Menurut Adik, perencanaan tenaga kerja menjadi salah satu faktor kunci dalam menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kata dia, tanpa perencanaan yang matang, pengembangan sektor-sektor strategis seperti industri, pariwisata, dan infrastruktur berpotensi berjalan tidak optimal.
“Perlu dipetakan secara jelas kebutuhan tenaga kerja lima tahun ke depan, baik dari sisi jumlah, kompetensi, maupun sektor yang membutuhkan,” kata Adik.
Ia menjelaskan, daerah harus mampu menyiapkan sumber daya manusia yang selaras dengan kebutuhan sektor unggulan. Tanpa kesiapan tersebut, peluang kerja yang tersedia di daerah justru berisiko diisi oleh tenaga kerja dari luar.
“Kalau kebutuhan tenaga kerja tidak disiapkan, maka peluang yang ada di daerah bisa diisi oleh tenaga dari luar,” ujarnya.
Adik menambahkan, persoalan ketidaksesuaian antara lulusan pendidikan dengan kebutuhan industri masih menjadi tantangan di banyak daerah, termasuk Lumajang.
“Karena itu, kami menekankan pentingnya penguatan pendidikan vokasi yang terhubung langsung dengan dunia usaha,” tuturnya.
Tinggalkan Balasan