Konsolidasi Kadin Lumajang Didorong Perkuat Daya Saing Daerah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 21 Apr 2026 17:13 WIB ·

Konsolidasi Kadin Lumajang Didorong Perkuat Daya Saing Daerah


 Konsolidasi Kadin Lumajang Didorong Perkuat Daya Saing Daerah Perbesar

Lumajang, – Musyawarah Kabupaten ke-VII (Muskab VII) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lumajang tahun 2026 menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat daya saing ekonomi daerah.

Kegiatan yang digelar di Hotel Aston Lumajang pada Selasa (21/4/2026) itu mengusung tema penguatan dan konsolidasi menuju Kadin Lumajang yang berdaya saing.

Ketua Kadin Lumajang Agus Setiawan mengatakan, berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Menurut dia, keterlibatan Kadin perlu diperluas, tidak sebatas pada proyek, melainkan pada seluruh program pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Ke depan, Kadin harus hadir dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam setiap program yang baik untuk masyarakat,” kata Agus, Selasa (21/4/2026).

Katandia, tantangan utama dunia usaha di Lumajang saat ini, berkaitan langsung dengan dinamika ekonomi, dan kesiapan sumber daya manusia.

Sejumlah pelaku industri, kata dia, masih menghadapi persoalan klasik berupa rendahnya kesiapan tenaga kerja lulusan baru.

Banyak lulusan sekolah maupun perguruan tinggi yang belum sepenuhnya siap memasuki dunia kerja. Kondisi ini membuat perusahaan harus mengalokasikan biaya tambahan untuk pelatihan, yang pada akhirnya meningkatkan beban operasional.

“Fresh graduate yang masuk ke industri sering kali masih perlu pelatihan ulang. Ini menjadi biaya tambahan bagi pelaku usaha,” katanya.

Untuk menjawab persoalan tersebut, pihaknya mendorong penguatan pendidikan vokasi yang lebih terintegrasi dengan kebutuhan industri.

“Upaya itu akan dilakukan melalui penyusunan rencana strategi daerah vokasi bersama ladin lumajang, termasuk pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan dunia usaha,” ungkapnya.

Agus berharap, melalui penguatan sistem vokasi, lulusan di Lumajang dapat langsung terserap di pasar kerja dengan kompetensi yang sesuai. “Selain itu, langkah ini juga diharapkan mampu menekan ketergantungan terhadap tenaga kerja dari luar daerah,” jelasnya.

Menurut dia, apabila tenaga kerja lokal memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Maka peluang kerja yang tersedia di Lumajang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desa Kerukunan Menyambut Tamu, Warga Senduro Gotong Royong Benahi Jalan

21 Juni 2026 - 12:32 WIB

Bupati Ingatkan Penambang Waspadai AMAK 25, Jangan Tunggu Alarm Berbunyi

20 Juni 2026 - 20:14 WIB

Luka Bakar Hampir Seluruh Tubuh, Penambang Semeru Jadi Pengingat Risiko yang Sering Diabaikan

20 Juni 2026 - 14:14 WIB

PLN Tegaskan Pencurian Kabel Tak Terkait Pemadaman Bergilir di Lumajang

19 Juni 2026 - 20:54 WIB

Keindahan Tumpak Sewu Diubah Jadi Karya Batik Khas Lumajang

19 Juni 2026 - 10:45 WIB

Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta

19 Juni 2026 - 09:55 WIB

Trending di Daerah