Kawendra Lukistian Hidupkan Semangat Kebersamaan di Tengah Trauma Gunung Semeru - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Daerah · 22 Des 2025 11:45 WIB ·

Kawendra Lukistian Hidupkan Semangat Kebersamaan di Tengah Trauma Gunung Semeru


 Kawendra Lukistian Hidupkan Semangat Kebersamaan di Tengah Trauma Gunung Semeru Perbesar

Lumajang, – Di tengah duka dan trauma akibat erupsi Gunung Semeru, anggota DPR RI Kawendra Lukistian hadir untuk membangkitkan semangat kebersamaan melalui gelaran Event Urban Projeck, sebuah acara urban project yang memadukan musik, kreativitas anak muda, dan kepedulian sosial.

Acara ini berlangsung di parkiran Stadion Semeru, menghadirkan hiburan bernuansa reggae sekaligus pesan kemanusiaan yang kuat bagi warga Lumajang dan Jember.

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Lumajang–Jember, Kawendra Lukistian, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Kawendra menyampaikan bahwa acara Event Urban Projeck merupakan bagian dari urban project inklusi yang mengusung tema Sembuh Ibu Pertiwi, sebuah pesan reflektif tentang pemulihan bangsa, alam, dan masyarakat setelah bencana.

“Tema Sembuh Ibu Pertiwi kami angkat sebagai pengingat bahwa Indonesia, khususnya Lumajang dan Jember, sedang membutuhkan kepedulian bersama. Bukan hanya pemulihan fisik, tetapi juga pemulihan semangat dan harapan masyarakat,” kata Kawendra, Senin (22/12/2025).

Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, Kawendra juga menyerahkan 1.000 paket sembako kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan beban warga yang masih berjuang bangkit pasca erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada tanggal 19 lalu.

Kondisi tersebut membuat acara Event Urban Projeck memiliki makna yang lebih dalam. Di tengah trauma dan kesulitan ekonomi yang dirasakan warga, kegiatan ini menjadi ruang pemulihan sosial, tempat masyarakat bisa berkumpul, saling menguatkan, dan merasakan kembali optimisme.

Tak hanya menghadirkan hiburan musik bernuansa reggae yang identik dengan pesan damai dan persatuan, event urban projeck juga menjadi simbol inklusivitas.

“Anak muda, komunitas kreatif, dan masyarakat umum hadir tanpa sekat, menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih hidup dan kuat di Lumajang,” katanya.

Melalui event urban projeck, pesan yang ingin disampaikan jelas, pemulihan pascabencana tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, wakil rakyat, komunitas, dan masyarakat untuk bersama-sama menyembuhkan Ibu Pertiwi.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

CCTV Rekam Detik-detik Tabrakan Dua Truk di Jalan Lumajang-Malang, Sopir Terlempar ke Parit

3 Juli 2026 - 23:14 WIB

14 SD, 9 KB/TK, dan 8 SMP di Lumajang Dapat Program Revitalisasi Kemendikdasmen

2 Juli 2026 - 13:15 WIB

Ketua DPC PDI Perjuangan Sebut Dana Insentif Guru Non-ASN di Lumajang Segera Cair

1 Juli 2026 - 14:03 WIB

Tidak Ada Lagu Indonesia Raya dalam Upacara HUT Bhayangkara ke-80 di Lumajang

1 Juli 2026 - 13:30 WIB

Wereng Pangkas Panen hingga 50 Persen, Pemkab Lumajang Malah Gelar Rapat Penanganan Monyet

1 Juli 2026 - 10:32 WIB

Usai Segoro Topeng Kaliwungu, Pemkab Lumajang Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai Watu Pecak

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Trending di Daerah