Kesadaran Pengunjung Jadi Penentu Kebersihan Alun-alun Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 8 Feb 2026 09:20 WIB ·

Kesadaran Pengunjung Jadi Penentu Kebersihan Alun-alun Lumajang


 Kesadaran Pengunjung Jadi Penentu Kebersihan Alun-alun Lumajang Perbesar

Lumajang, – Puluhan tempat sampah dan belasan petugas kebersihan telah disiapkan untuk menjaga Alun-alun Lumajang tetap bersih. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai bahwa kesadaran pengunjung tetap menjadi faktor penentu keberhasilan pengelolaan kebersihan ruang publik.

Kebersihan Alun-alun Lumajang merupakan bagian dari agenda pembangunan kualitas hidup perkotaan. Ruang publik yang bersih tidak hanya menciptakan keindahan visual, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, meningkatkan kenyamanan sosial, serta membangun citra daerah sebagai kota yang beradab dan berdaya saing.

Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Ny. Dewi Natalia Yudha, menekankan pengelolaan kebersihan ruang publik tidak dapat hanya bertumpu pada aspek teknis. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci agar ruang bersama dapat berfungsi secara berkelanjutan.

“Kebersihan bukan hanya urusan petugas. Ini adalah tanggung jawab bersama. Ketika ruang publik bersih, masyarakat yang datang pun merasa lebih nyaman dan saling menghargai,” katanya, Minggu (8/2/2026).

Ia menjelaskan, kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya atau membawa pulang sampah setelah beraktivitas di ruang publik merupakan wujud kesadaran sebagai warga. “Jika dilakukan secara konsisten, kebiasaan tersebut akan membentuk budaya tertib dan peduli lingkungan yang dampaknya meluas ke berbagai aspek kehidupan perkotaan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Gunawan Eko Prihantono, mengatakan, Sebanyak 16 petugas kebersihan ditugaskan setiap hari untuk menjaga kawasan Alun-alun Lumajang, dengan dukungan sekitar 30 tempat sampah yang tersebar di berbagai titik.

“Upaya pemerintah tidak akan efektif tanpa keterlibatan pengunjung. Fasilitas dan petugas sudah tersedia, tetapi perilaku masyarakat tetap menjadi faktor penentu,” kata dia.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Fraksi PPP DPRD Jember Desak Sanksi Tegas untuk SPPG Usai Dugaan Keracunan MBG di SMPN 1 Umbulsari

8 Februari 2026 - 10:18 WIB

Banjir Luapan Sungai Pakis Terjang Panti, Jembatan Antardesa Putus, Belasan KK Terisolir

8 Februari 2026 - 10:08 WIB

Hutan Tiang di Jember, Kabel dan Tiang FO Ilegal Meresahkan Warga dan Merusak Estetika Kota

6 Februari 2026 - 13:08 WIB

Kewenangan Terbatas, Dishub Lumajang: Pencabutan SIPP Hanya Bisa di Provinsi

6 Februari 2026 - 12:07 WIB

Dua Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Candipuro dalam Sehari, Empat Orang Luka

6 Februari 2026 - 11:29 WIB

RSUD Terima Permintaan Visum Terkait Kasus Siswi MTsN Lumajang Diduga Tertembak

6 Februari 2026 - 10:33 WIB

Trending di Daerah