51 Lokasi Proklim Lumajang untuk Aksi Iklim - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 4 Des 2025 18:46 WIB ·

Lumajang Raih Kemajuan Signifikan, 51 Lokasi Proklim Siap Hadapi Perubahan Iklim


 Lumajang Raih Kemajuan Signifikan, 51 Lokasi Proklim Siap Hadapi Perubahan Iklim Perbesar

Perluasan Program Proklim Semakin Terukur

Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas Program Kampung Iklim (Proklim). Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik, menyampaikan bahwa hingga tahun 2025 terdapat 51 lokasi Proklim aktif yang tersebar di 18 kecamatan. Karena itu, perkembangan ini dianggap sebagai langkah signifikan dan terukur dalam memperkuat aksi iklim di tingkat lokal.

Distribusi Lokasi Proklim yang Semakin Berkualitas

Dari total tersebut, empat lokasi masuk kategori Lestari, enam lokasi Utama Trophy, tiga puluh satu lokasi Utama Sertifikat, enam lokasi Madya, serta tujuh lokasi lain yang masih menunggu publikasi resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Selain jumlahnya meningkat, kualitas pembinaannya juga terjaga. Terlebih lagi, banyak desa dan kelurahan baru yang kini mampu menjadi lokasi Proklim aktif, adaptif, dan berkelanjutan.

Pembinaan Berjenjang dan Berdampak Nyata

Menurut Hertutik, capaian ini bukan sekadar angka. Setiap lokasi mendapatkan pendampingan teknis, dukungan kelembagaan, dan arahan yang jelas. Karena itu, aksi adaptasi dan mitigasi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, pembinaan berjenjang yang dilakukan secara konsisten membuat desa dan kelurahan cepat naik kategori dan mampu mereplikasi aksi iklim di wilayahnya.

Model Proklim Lumajang Menjadi Rujukan

Keberhasilan ini juga menunjukkan kemampuan Lumajang dalam mereplikasi model Proklim di berbagai lokasi baru. Selaras dengan itu, partisipasi masyarakat semakin luas, dan ketahanan lingkungan meningkat secara sistematis.
Dengan pendekatan yang terukur dan berbasis data, Proklim di Lumajang berkembang bukan hanya sebagai program formal, tetapi sebagai gerakan lokal yang membawa dampak nyata bagi kesiapsiagaan warga menghadapi perubahan iklim.

Modal Penting Menghadapi Tantangan Iklim ke Depan

Hertutik menegaskan bahwa capaian 51 lokasi ini menjadi modal besar bagi Lumajang untuk menghadapi tantangan iklim di masa depan.

“Kami terus mendorong setiap lokasi Proklim untuk mempertahankan kualitas, memperluas jejaring, dan meningkatkan kapasitas adaptasi masyarakat agar manfaatnya tidak hanya jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desa Kerukunan Menyambut Tamu, Warga Senduro Gotong Royong Benahi Jalan

21 Juni 2026 - 12:32 WIB

Bupati Ingatkan Penambang Waspadai AMAK 25, Jangan Tunggu Alarm Berbunyi

20 Juni 2026 - 20:14 WIB

Luka Bakar Hampir Seluruh Tubuh, Penambang Semeru Jadi Pengingat Risiko yang Sering Diabaikan

20 Juni 2026 - 14:14 WIB

PLN Tegaskan Pencurian Kabel Tak Terkait Pemadaman Bergilir di Lumajang

19 Juni 2026 - 20:54 WIB

Keindahan Tumpak Sewu Diubah Jadi Karya Batik Khas Lumajang

19 Juni 2026 - 10:45 WIB

Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta

19 Juni 2026 - 09:55 WIB

Trending di Daerah