51 Lokasi Proklim Lumajang untuk Aksi Iklim - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 4 Des 2025 18:46 WIB ·

Lumajang Raih Kemajuan Signifikan, 51 Lokasi Proklim Siap Hadapi Perubahan Iklim


 Lumajang Raih Kemajuan Signifikan, 51 Lokasi Proklim Siap Hadapi Perubahan Iklim Perbesar

Perluasan Program Proklim Semakin Terukur

Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas Program Kampung Iklim (Proklim). Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik, menyampaikan bahwa hingga tahun 2025 terdapat 51 lokasi Proklim aktif yang tersebar di 18 kecamatan. Karena itu, perkembangan ini dianggap sebagai langkah signifikan dan terukur dalam memperkuat aksi iklim di tingkat lokal.

Distribusi Lokasi Proklim yang Semakin Berkualitas

Dari total tersebut, empat lokasi masuk kategori Lestari, enam lokasi Utama Trophy, tiga puluh satu lokasi Utama Sertifikat, enam lokasi Madya, serta tujuh lokasi lain yang masih menunggu publikasi resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Selain jumlahnya meningkat, kualitas pembinaannya juga terjaga. Terlebih lagi, banyak desa dan kelurahan baru yang kini mampu menjadi lokasi Proklim aktif, adaptif, dan berkelanjutan.

Pembinaan Berjenjang dan Berdampak Nyata

Menurut Hertutik, capaian ini bukan sekadar angka. Setiap lokasi mendapatkan pendampingan teknis, dukungan kelembagaan, dan arahan yang jelas. Karena itu, aksi adaptasi dan mitigasi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, pembinaan berjenjang yang dilakukan secara konsisten membuat desa dan kelurahan cepat naik kategori dan mampu mereplikasi aksi iklim di wilayahnya.

Model Proklim Lumajang Menjadi Rujukan

Keberhasilan ini juga menunjukkan kemampuan Lumajang dalam mereplikasi model Proklim di berbagai lokasi baru. Selaras dengan itu, partisipasi masyarakat semakin luas, dan ketahanan lingkungan meningkat secara sistematis.
Dengan pendekatan yang terukur dan berbasis data, Proklim di Lumajang berkembang bukan hanya sebagai program formal, tetapi sebagai gerakan lokal yang membawa dampak nyata bagi kesiapsiagaan warga menghadapi perubahan iklim.

Modal Penting Menghadapi Tantangan Iklim ke Depan

Hertutik menegaskan bahwa capaian 51 lokasi ini menjadi modal besar bagi Lumajang untuk menghadapi tantangan iklim di masa depan.

“Kami terus mendorong setiap lokasi Proklim untuk mempertahankan kualitas, memperluas jejaring, dan meningkatkan kapasitas adaptasi masyarakat agar manfaatnya tidak hanya jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah