Bunda Indah: Peran Mahasiswa dalam Pembangunan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 8 Okt 2025 05:35 WIB ·

Mahasiswa Jadi Motor Perubahan, Bupati Lumajang Dorong PMII Jadi Jembatan Aspirasi Rakyat


 Mahasiswa Jadi Motor Perubahan, Bupati Lumajang Dorong PMII Jadi Jembatan Aspirasi Rakyat Perbesar

Lumajang – Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat. Pesan itu ia sampaikan saat membuka Pelatihan Kader Lanjut (PKL) VI PMII Cabang Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja, Jumat (3/10/2025).

Menurutnya, kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bukan hanya generasi pemikir, tetapi juga penggerak perubahan sosial di tingkat daerah.

“PMII perlu tampil sebagai penggerak perubahan, membawa pemikiran segar yang memberi arah bagi pembangunan daerah,” ujar Bunda Indah.

PMII Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Mesin Gagasan Pembangunan

Bunda Indah menjelaskan bahwa PMII bukan hanya wadah kaderisasi. Organisasi ini juga menjadi tempat lahirnya gagasan inovatif dan riset ilmiah yang bisa membantu pemerintah daerah.

Mahasiswa, lanjutnya, memiliki posisi strategis. Mereka mampu menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan begitu, partisipasi publik dalam pembangunan dapat tumbuh lebih luas.

Tantangan Lumajang dan Peran Strategis Mahasiswa

Bunda Indah menyoroti sejumlah tantangan Lumajang. Di antaranya penguatan sektor pertanian, pengembangan pariwisata, serta peningkatan ekonomi desa. Semua itu membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan kontribusi nyata dari generasi muda.

“Pelatihan ini harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melatih kepemimpinan, mempertajam nalar kritis, dan merumuskan solusi sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap PMII mampu menjadi mitra pemerintah. Tidak hanya sebagai pengamat, tetapi juga penggerak perubahan sosial dan ekonomi di daerah.

Pemerintah Buka Ruang Kolaborasi

Bunda Indah memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan. Menurutnya, perubahan besar hanya bisa tercapai jika generasi muda dan pemerintah bergerak bersama.

“Mari kita bersinergi, saling menguatkan, dan bersama-sama mewujudkan Lumajang yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak HUT RI di Tunjung Lumajang, Warga Jalan Sehat dan UMKM Ikut Kecipratan

20 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Agus Setiawan dan Ratih Damayanti Ajak Warga Jalan Santai, Doorprize Sepeda Listrik Menanti

20 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Truk Sound Horeg Terbakar Saat Karnaval di Lumajang, Peserta Tetap Lanjut

20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Perbaikan 27 Ambulans Desa Lumajang Habiskan Rp884,9 Juta, 9 Unit Masih Diperbaiki

19 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Bukan Sekadar Adu Strategi! Kejurkab Catur Lumajang Jadi Jalan Lahirnya Bibit Atlet Muda

19 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Tape Ketan Wonokerto Siap Mendunia? Jenggolo Tape Fest 2027 Didorong Lebih Besar

19 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Trending di Daerah