Bunda Indah: Peran Mahasiswa dalam Pembangunan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 8 Okt 2025 05:35 WIB ·

Mahasiswa Jadi Motor Perubahan, Bupati Lumajang Dorong PMII Jadi Jembatan Aspirasi Rakyat


 Mahasiswa Jadi Motor Perubahan, Bupati Lumajang Dorong PMII Jadi Jembatan Aspirasi Rakyat Perbesar

Lumajang – Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat. Pesan itu ia sampaikan saat membuka Pelatihan Kader Lanjut (PKL) VI PMII Cabang Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja, Jumat (3/10/2025).

Menurutnya, kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bukan hanya generasi pemikir, tetapi juga penggerak perubahan sosial di tingkat daerah.

“PMII perlu tampil sebagai penggerak perubahan, membawa pemikiran segar yang memberi arah bagi pembangunan daerah,” ujar Bunda Indah.

PMII Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Mesin Gagasan Pembangunan

Bunda Indah menjelaskan bahwa PMII bukan hanya wadah kaderisasi. Organisasi ini juga menjadi tempat lahirnya gagasan inovatif dan riset ilmiah yang bisa membantu pemerintah daerah.

Mahasiswa, lanjutnya, memiliki posisi strategis. Mereka mampu menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan begitu, partisipasi publik dalam pembangunan dapat tumbuh lebih luas.

Tantangan Lumajang dan Peran Strategis Mahasiswa

Bunda Indah menyoroti sejumlah tantangan Lumajang. Di antaranya penguatan sektor pertanian, pengembangan pariwisata, serta peningkatan ekonomi desa. Semua itu membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan kontribusi nyata dari generasi muda.

“Pelatihan ini harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melatih kepemimpinan, mempertajam nalar kritis, dan merumuskan solusi sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap PMII mampu menjadi mitra pemerintah. Tidak hanya sebagai pengamat, tetapi juga penggerak perubahan sosial dan ekonomi di daerah.

Pemerintah Buka Ruang Kolaborasi

Bunda Indah memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan. Menurutnya, perubahan besar hanya bisa tercapai jika generasi muda dan pemerintah bergerak bersama.

“Mari kita bersinergi, saling menguatkan, dan bersama-sama mewujudkan Lumajang yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Masa Tanam, Sawah di Lumajang Keburu Diterjang Banjir

21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pemkab Lumajang Patroli Cek Pemasangan CCTV dan PJU di Sukodono

20 Mei 2026 - 01:13 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Sungai di Biting, Penanganan Dimulai Awal Juni

18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Bupati Lumajang Ingatkan Kades Hati-hati Kelola Pemerintahan, Inspektorat Disebut Jadi Pisau Pengawasan

18 Mei 2026 - 12:52 WIB

Mengantar hingga Ujung Jalan, Keluarga Jemaah Haji Lumajang Lepas

17 Mei 2026 - 03:56 WIB

Jemaah Haji Risiko Tinggi asal Lumajang Diberangkatkan dengan Pendampingan Khusus

16 Mei 2026 - 18:05 WIB

Trending di Daerah