Lumajang, – Seorang siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Lumajang, berinisial NS, diduga tertembak peluru nyasar saat jam istirahat sekolah pada Rabu (4/2/2026).
Meski mengalami luka di paha kiri, korban masih sempat berjalan kaki secara perlahan saat tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Haryoto Lumajang.
Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Haryoto Lumajang, dr. Yana Susantri, mengatakan korban datang ke rumah sakit sekitar pukul 11.00 WIB dengan diantar oleh gurunya. Saat tiba di IGD, korban berjalan dari area parkir menuju ruang IGD sambil menahan rasa sakit.
“Pasien datang ke IGD berjalan perlahan sambil menahan nyeri di daerah paha kiri,” kata Yana, Jumat (6/2/2026).
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka berdiameter sekitar 0,5 hingga 1 sentimeter pada paha kiri korban. Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan penunjang berupa radiologi dan menemukan adanya benda asing yang tertanam di bawah lapisan kulit.
Berdasarkan temuan tersebut, tim medis RSUD dr. Haryoto Lumajang melakukan tindakan operasi untuk mengangkat benda asing yang diduga peluru tersebut. Namun pihak rumah sakit belum menyimpulkan secara pasti jenis benda tersebut.
“Kami menemukan benda asing dan sudah dilakukan pengambilan. Untuk memastikan apakah itu peluru, akan menunggu hasil visum dan proses penyidikan,” jelasnya.
Saat ini, NS masih menjalani perawatan pasca operasi di Ruang Asparaga RSUD dr. Haryoto Lumajang. Kondisi korban dilaporkan terus membaik dan rasa nyeri yang dirasakan mulai berkurang.
“Kondisi pasien dalam keadaan baik, sudah mulai bisa duduk dan beraktivitas secara mandiri,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kapolsek Lumajang Kota Iptu Edy Kuswanto menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat korban bersama tiga temannya sedang bermain di depan kelas lantai dua sekolah.
Korban tiba-tiba merasakan sakit pada paha bagian dalam sebelah kiri, disertai keluarnya darah dari luka yang diduga akibat tembakan peluru nyasar.
Tinggalkan Balasan