Operasi Pencarian Dihentikan, Pemkab Lumajang Tegaskan Komitmen Edukasi Keselamatan Pesisir - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Daerah · 16 Apr 2025 15:21 WIB ·

Operasi Pencarian Dihentikan, Pemkab Lumajang Tegaskan Komitmen Edukasi Keselamatan Pesisir


 Operasi Pencarian Dihentikan, Pemkab Lumajang Tegaskan Komitmen Edukasi Keselamatan Pesisir Perbesar

Lumajang — Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Basarnas, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat menutup operasi pencarian korban kecelakaan laut di Pantai Bambang, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, setelah tujuh hari pencarian yang intensif. bernama Candra Jolan Tariswa (13), seorang pelajar dari Candipuro, dilaporkan hilang terseret ombak saat berlibur bersama keluarganya pada Senin (7/4/2025). Sejak itu, tim gabungan bekerja secara terpadu dengan menurunkan personel darat, alat komunikasi lapangan, dan logistik, meskipun cuaca dan gejala gelombang laut selatan cukup ekstrem.

“Hari ini kami secara resmi menghentikan operasi pencarian sesuai prosedur standar pada hari ke-7. Namun, kami akan terus menjaga koordinasi dengan keluarga korban, pemerintah desa, dan jaringan relawan jika ada yang muncul,” jelas Nur Cahyo, Petugas Pusdalops BPBD Lumajang, pada Selasa (15/4/2025).

Kepala BPBD Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, memberikan kepada semua pihak yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini, termasuk aparat gabungan, relawan, dan masyarakat lokal yang aktif di lapangan.

“Kami sangat menghargai semangat gotong royong dan solidaritas semua pihak dalam situasi sulit ini,” ungkap Patria.

Musibah ini menjadi pengingat tentang perlunya peningkatan kewaspadaan dan edukasi kebencanaan, terutama di kawasan pantai selatan Lumajang yang dikenal dengan ombak besar dan cuaca yang tak menekankan bahwa ke depan, Pemkab Lumajang akan terus memperkuat program edukasi keselamatan pesisir bagi masyarakat, pelajar, dan wisatawan sebagai bagian dari mitigasi risiko bencana.

“Tugas kami tidak hanya sebatas penanganan. Kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan di wilayah pesisir adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, disampaikan ungkapan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Pemerintah juga berdoa untuk almarhum Sdr. Paidi, yang telah ditemukan sebelumnya, memperoleh tempat terbaik di sisi-Nya, serta berharap agar ananda Candra segera ditemukan dalam keadaan baik.

Artikel ini telah dibaca 262 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

CCTV Rekam Detik-detik Tabrakan Dua Truk di Jalan Lumajang-Malang, Sopir Terlempar ke Parit

3 Juli 2026 - 23:14 WIB

14 SD, 9 KB/TK, dan 8 SMP di Lumajang Dapat Program Revitalisasi Kemendikdasmen

2 Juli 2026 - 13:15 WIB

Ketua DPC PDI Perjuangan Sebut Dana Insentif Guru Non-ASN di Lumajang Segera Cair

1 Juli 2026 - 14:03 WIB

Tidak Ada Lagu Indonesia Raya dalam Upacara HUT Bhayangkara ke-80 di Lumajang

1 Juli 2026 - 13:30 WIB

Wereng Pangkas Panen hingga 50 Persen, Pemkab Lumajang Malah Gelar Rapat Penanganan Monyet

1 Juli 2026 - 10:32 WIB

Usai Segoro Topeng Kaliwungu, Pemkab Lumajang Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai Watu Pecak

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Trending di Daerah