OTT Cepat, Proses Lambat? Mahasiswa Sindir Polres Lumajang Lewat Aksi Diam - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Kriminal · 12 Feb 2026 18:48 WIB ·

OTT Cepat, Proses Lambat? Mahasiswa Sindir Polres Lumajang Lewat Aksi Diam


 OTT Cepat, Proses Lambat? Mahasiswa Sindir Polres Lumajang Lewat Aksi Diam Perbesar

Lumajang, – Di negeri yang katanya demokratis, suara rakyat adalah yang utama. Tapi di depan Mapolres Lumajang, Kamis (12/2/2026), suara itu justru sengaja dimatikan. Bukan karena tak ada yang ingin berbicara. Melainkan karena merasa tak didengar.

Belasan mahasiswa dari Lajnah Studi Gerakan dan Advokasi berdiri berjajar dengan mulut tertutup lakban. Tanpa orasi. Tanpa teriakan. Tanpa toa yang biasanya jadi bintang utama aksi mahasiswa. Hanya selembar tulisan yang dibentangkan, Info tersangka kasus OTT solar 03 November.

Aksi bungkam ini bukan tanpa sebab. Mahasiswa mempertanyakan lambannya pengungkapan tersangka dalam kasus dugaan penimbunan solar subsidi yang ditangkap tangan oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati pada 3 November 2025.
Sudah lebih dari tiga bulan berlalu.

Koordinator aksi, Amar Kusaini, mengatakan pihaknya sudah mengirim surat audiensi untuk meminta transparansi. Tapi surat itu tak kunjung mendapat balasan.

“Karena mereka bungkam, kami juga bungkam. Ini aksi simbolik,” ujar Amar.

Mahasiswa juga menyoroti perbandingan yang sulit diabaikan.
Pada 7 Februari 2026, Polda Jatim melakukan OTT dugaan penyelewengan BBM di Lumajang. Hanya dalam waktu empat hari, satu tersangka sudah ditetapkan.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, menyatakan pihaknya menerima aspirasi mahasiswa dan akan menyampaikannya kepada pimpinan.

“Apresiasi kami terima dan akan kami sampaikan kepada pimpinan, yang jelas kasusnya tetap berlanjut,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dindikbud Lumajang Masih Kaji Sanksi untuk SMP PGRI Sukodono, Status Guru Non-ASN Jadi Alasan

5 Juli 2026 - 14:43 WIB

Pembunuhan Perempuan Muda di Randuagung: Terduga Pelaku Ditangkap, Motif Masih Dicari

5 Juli 2026 - 13:42 WIB

Siswa SMP PGRI Sukodono yang Tewas Diduga Dianiaya Dikenal Pendiam dan Aktif Mengaji

3 Juli 2026 - 23:04 WIB

Sesudah Dugaan Bullying, Mediasi Sekolah Memantik Polemik Baru

1 Juli 2026 - 16:58 WIB

Siswa SMP di Lumajang Diduga Tewas Akibat Bullying, Polisi Tetapkan Satu Teman Sekelas Tersangka

30 Juni 2026 - 19:18 WIB

Polda Jatim Jerat Ayah Kandung dengan Pasal Pemberatan, Ancaman 15 Tahun Penjara

30 Juni 2026 - 19:03 WIB

Trending di Kriminal