Pemandu Wisata Lumajang Disiapkan Hadapi Turis Global - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Pariwisata · 12 Okt 2025 07:55 WIB ·

Pemandu Wisata Lumajang Disiapkan Hadapi Turis Global


 Pemandu Wisata Lumajang Disiapkan Hadapi Turis Global Perbesar

Lumajang, – Tak lagi hanya menjadi pengantar wisata, para pemandu wisata di Kabupaten Lumajang kini sedang dipersiapkan menjadi komunikator budaya dan penyedia layanan kelas dunia.

Melalui pelatihan intensif yang berlangsung selama Oktober 2025, transformasi pemandu lokal menjadi duta wisata profesional tengah digencarkan.

Pelatihan ini merupakan kerja sama antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Pemerintah Kabupaten Lumajang, dan Universitas LIA.

Fokus utamanya adalah meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, etika pelayanan, hingga teknik penyampaian informasi wisata yang menarik dan edukatif.

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menjelaskan bahwa peran pemandu wisata sangat krusial dalam membentuk kesan pertama wisatawan terhadap sebuah destinasi.

Baca juga: Sinergi Pusat dan Daerah, Lumajang Siap Jadi Destinasi Kelas Dunia

“Pemandu wisata adalah garda terdepan pariwisata. Mereka bukan sekadar penunjuk jalan, tapi komunikator budaya, penyampai cerita, dan duta keramahan,” tegasnya, Minggu (12/10/2025).

Menurutnya, penguasaan bahasa asing dan keterampilan komunikasi adalah modal utama dalam memberikan pelayanan premium bagi wisatawan mancanegara.

Baca juga: Komnas HAM Temukan Dapur MBG di Jember Belum Kantongi Sertifikat Higienitas

Ini menjadi penting seiring meningkatnya kunjungan turis asing ke Lumajang, terutama ke destinasi unggulan seperti Air Terjun Tumpak Sewu dan Lava Tour Semeru.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Martini M. Paham, mengatakan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tapi juga membentuk karakter profesionalisme pada para pemandu.

“Mereka diajarkan untuk menyampaikan narasi wisata secara menarik, informatif, dan mewakili kekayaan budaya lokal. Pemandu harus bisa jadi jembatan antara wisatawan dan masyarakat,” ujarnya.

Pelatihan berlangsung secara intensif dengan metode praktik langsung, simulasi situasi lapangan (roleplay), dan dialog aktif dalam bahasa Inggris.

Baca juga:51 Kebakaran Terjadi Selama September, Surabaya Waspada Musim Panas Ekstrem

Peserta berasal dari berbagai kawasan wisata di Lumajang dan disiapkan untuk menghadapi situasi nyata saat melayani turis asing.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan SDM pariwisata di daerahnya.

“Kami ingin pariwisata Lumajang tidak hanya indah secara visual, tapi juga unggul dalam pelayanan. Pemandu wisata yang terlatih adalah kunci untuk itu,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kayutangan Heritage Bikin Wisatawan Betah, Okupansi Hotel Malang Stabil di 70 Persen

2 Februari 2026 - 09:10 WIB

DPRD Lumajang Ungkap Kesepakatan Lama Pengelolaan Tumpak Sewu dan Coban Sewu

1 Februari 2026 - 10:07 WIB

Tarik Tiket di Dasar Sungai Bisa Berujung Pidana, Ini Peringatan Pemkab Lumajang

29 Januari 2026 - 16:17 WIB

Langgar Perda Pengelolaan Sungai, Aktivitas Wisata Coban Sewu Terancam Sanksi

29 Januari 2026 - 10:03 WIB

Abaikan Peringatan, Pengelola Coban Sewu Terancam Kehilangan Izin

29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Pemprov Jatim Ultimatum Pengelola Coban Sewu soal Penarikan Tiket Wisata

29 Januari 2026 - 09:52 WIB

Trending di Pariwisata