Pemdes dan Camat Tempeh Kunjungi Dewangga, Santri yang Sakit Parah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 5 Okt 2025 11:40 WIB ·

Pemdes dan Camat Tempeh Kunjungi Dewangga, Santri yang Sakit Parah


 Pemdes dan Camat Tempeh Kunjungi Dewangga, Santri yang Sakit Parah Perbesar

Lumajang, – Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah, bersama Camat Tempeh, Abdillah Irsyad, menyambangi kediaman keluarga Dewangga, seorang santri Pondok Pesantren Asy-Syarifiy yang tengah berjuang melawan penyumbatan lambung dan usus.

“Kami hadir untuk memberi semangat dan mendoakan Dewangga agar segera pulih. Pemerintah Desa akan selalu berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kades Mansyur, Minggu (5/10/2025).

Baca juga: FDA AS Blokir Ekspor Cengkeh Indonesia, Pemerintah Tegaskan Pabrik Surabaya Aman

Sementara itu, Camat Tempeh, Abdillah Irsyad, menegaskan bahwa bentuk perhatian langsung seperti ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial pemerintah untuk hadir bersama warganya di masa-masa sulit.

“Kami ingin keluarga merasa tidak sendiri menghadapi cobaan ini. Semoga dengan doa dan dukungan bersama, ananda Dewangga segera mendapat kesembuhan,” ungkapnya.

Baca juga: Kasus Santri Minum HCL Dibahas Kemenag dan DPRD Lumajang

Pasca insiden meminum larutan Hydrochloric Acid (HCL) yang melibatkan tiga santri, Pondok Pesantren (Ponpes) Asy-Syarifiy 01 di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, menyatakan telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan bahan kimia dan pengawasan santri di lingkungan pondok.

Peristiwa yang terjadi pada 10 Juli 2025 itu membuat tiga santri bernama Dewangga, Azril, dan Rama harus dilarikan ke rumah sakit. Korban Dewangga mengalami kondisi paling parah dengan keluhan penyumbatan saluran pencernaan akibat cairan berbahaya yang ditelan.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Krisis LPG 3 Kg di Jember Usai Lebaran, Warga Kesulitan Memasak

6 April 2026 - 08:59 WIB

Ditinggal Tahlilan Ayah, Siti Maisaroh Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

4 April 2026 - 10:49 WIB

Libur Paskah, Alun-Alun dan Kayutangan Jadi Fokus Pengamanan Lalu Lintas di Malang

3 April 2026 - 18:05 WIB

Tak Semua Pegawai Libur, WFH Lumajang Hanya untuk Administrasi

3 April 2026 - 08:32 WIB

Tragedi Libur Lebaran di Muara Bondoyudo, Pelajar SMP Lumajang Masih Hilang di Hari Keempat

1 April 2026 - 16:23 WIB

Aman untuk Sekarang, Tapi Tidak Pasti, Ketergantungan Kebijakan Pusat pada Nasib P3K

31 Maret 2026 - 17:37 WIB

Trending di Daerah