Lumajang dan Bank Jatim Perkuat Ekosistem Keuangan Inklusif

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 26 Apr 2025 11:31 WIB ·

Pemkab Lumajang dan Bank Jatim Perkuat Ekosistem Keuangan Inklusif dari Akar Rumput


 Pemkab Lumajang dan Bank Jatim Perkuat Ekosistem Keuangan Inklusif dari Akar Rumput Perbesar

Lensa Warta – Untuk memperkuat ekosistem keuangan inklusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi dari tingkat paling dasar, Pemerintah Kabupaten Lumajang mengadakan pertemuan strategis dengan jajaran Direksi dan Komisaris Bank Jatim pada Kamis (24/4/2025). Pertemuan ini berlangsung di Lumajang dan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memimpin langsung.

Dalam pertemuan itu, hadir Komisaris Independen Bank Jatim, Prof. Muhammad Mas’ud, dan Direktur Keuangan, Treasury & Global Services, Edi Masrianto. Fokus diskusi adalah memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat di daerah. Bunda Indah dalam sambutannya menekankan bahwa kemitraan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pelayanan. Ia menyampaikan juga bahwa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), petani, pedagang kecil, dan masyarakat desa harus bisa merasakan langsung peningkatan pelayanan.

Baca juga : Lumajang Perkuat Kolaborasi dengan REI untuk Percepatan Hunian Layak dan Rumah Subsidi

Kedua belah pihak juga membahas langkah-langkah konkret, seperti memperluas pembiayaan di sektor produktif, meningkatkan literasi keuangan di desa, dan perbankan untuk menjangkau masyarakat yang selama ini sulit mendapatkan akses layanan perbankan.

Prof. Mas’ud, mewakili Bank Jatim, menegaskan pentingnya membangun ekosistem keuangan yang adil dan memberdayakan atau Ekosistem Keuangan Inklusif. Ia berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan harus berakar dari kekuatan ekonomi kecil di tingkat desa.

“Keberlanjutan ekonomi sejati dibangun dari bawah, dari desa, dari tangan-tangan para pelaku ekonomi rakyat,” ungkap Prof. Mas’ud.

Langkah sinergis ini diharapkan dapat membentuk sistem keuangan yang inklusif, memberdayakan semua lapisan masyarakat, dan membuka peluang baru untuk meningkatkan kesejahteraan warga Lumajang. Kemitraan antara Pemkab Lumajang dan Bank Jatim menjadi fondasi penting dalam mendorong pemerataan ekonomi serta memperkuat kemandirian finansial daerah.

Pertemuan ini menandai awal dalam membangun model ekonomi daerah yang tidak hanya mengandalkan angka-angka statistik. Model ekonomi daerah juga harus menekankan pada keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nyalip Tak Aman, Pelajar 15 Tahun Terlibat Kecelakaan Beruntun di Lumajang

16 April 2026 - 11:16 WIB

Tak Hanya Durian, Pisang dan Langsep Ikut Terdampak Abu Vulkanik

15 April 2026 - 17:06 WIB

Penyaluran THR di Lumajang Berjalan Mulus, Hanya Tiga Perusahaan Absen Laporan

14 April 2026 - 15:23 WIB

Keluhan Lansia Jadi Pertimbangan, Lumajang Izinkan Pengecer LPG Terbatas

13 April 2026 - 11:25 WIB

Empat Desa di Lumajang Ajukan Pengelolaan Lahan, Status Hak Milik Tunggu 10 Tahun

13 April 2026 - 10:50 WIB

Warga Kuasai Lahan Puluhan Tahun, Pemkab Lumajang Dorong Legalisasi Lewat Skema KHDPK

13 April 2026 - 10:42 WIB

Trending di Daerah