Kesiapsiagaan Cuaca Ekstrem Lumajang pada 2025 - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 22 Mei 2025 07:40 WIB ·

Pemkab Lumajang Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Tenang dan Waspada


 Pemkab Lumajang Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Tenang dan Waspada Perbesar

Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang mengambil langkah cepat dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada 18–27 Mei 2025. Melalui koordinasi aktif dengan seluruh elemen terkait, Pemkab memastikan kesiapsiagaan di lapangan untuk menjamin keselamatan masyarakat.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), mengajak warga tetap tenang namun waspada. Ia menegaskan bahwa pemerintah sudah siaga dan siap merespons cepat berbagai potensi bencana yang mungkin timbul.

“Kami telah berkoordinasi erat dengan BPBD dan seluruh pihak terkait. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan keselamatan warga. Tetaplah tenang, saling mengingatkan, dan mari kita hadapi ini dengan kebersamaan,” ujar Bunda Indah, Rabu (21/5/2025).

Peringatan Dini dari BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui rilis resminya mengingatkan adanya potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah Jawa Timur, termasuk Lumajang.

BMKG menyebut bahwa fenomena ini disebabkan oleh dinamika atmosfer dan gelombang ekuatorial yang memperkuat pertumbuhan awan hujan. Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa peringatan ini bersifat antisipatif agar masyarakat lebih siap.

Masyarakat diminta untuk tidak panik, namun tetap mengikuti perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG, di antaranya:

Imbauan untuk Warga

Pemkab Lumajang mengimbau warga agar:

  • Menghindari daerah rawan longsor atau banjir saat hujan lebat

  • Tidak memaksakan perjalanan di tengah cuaca ekstrem

  • Segera melapor ke BPBD atau aparat desa jika terjadi situasi darurat

Bunda Indah mengingatkan bahwa cuaca ekstrem adalah tantangan yang bisa dihadapi bersama, selama masyarakat tetap bersatu dan tidak panik.

“Cuaca ekstrem bukan hal baru bagi kita. Yang penting adalah kesiapsiagaan, ketenangan, dan saling menjaga. Dengan doa dan gotong royong, kita bisa melewati ini bersama,” tutup Bunda Indah.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desa Kerukunan Menyambut Tamu, Warga Senduro Gotong Royong Benahi Jalan

21 Juni 2026 - 12:32 WIB

Bupati Ingatkan Penambang Waspadai AMAK 25, Jangan Tunggu Alarm Berbunyi

20 Juni 2026 - 20:14 WIB

Luka Bakar Hampir Seluruh Tubuh, Penambang Semeru Jadi Pengingat Risiko yang Sering Diabaikan

20 Juni 2026 - 14:14 WIB

PLN Tegaskan Pencurian Kabel Tak Terkait Pemadaman Bergilir di Lumajang

19 Juni 2026 - 20:54 WIB

Keindahan Tumpak Sewu Diubah Jadi Karya Batik Khas Lumajang

19 Juni 2026 - 10:45 WIB

Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta

19 Juni 2026 - 09:55 WIB

Trending di Daerah