Pemantauan Semeru: Status Terkini Pengungsi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 20 Nov 2025 20:24 WIB ·

Pengungsi Semeru Menurun Drastis, Pemkab Lumajang Tetap Perketat Pemantauan 24 Jam


 Pengungsi Semeru Menurun Drastis, Pemkab Lumajang Tetap Perketat Pemantauan 24 Jam Perbesar

Jumlah pengungsi akibat erupsi Gunung Semeru turun dari 807 menjadi 346 jiwa. Meski angka ini menurun, Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) memastikan kewaspadaan tetap tinggi karena status gunung masih Level IV (Awas).

“Penurunan ini menunjukkan masyarakat mengikuti informasi resmi. Namun potensi ancaman tetap ada,” jelas Bunda Indah saat meninjau wilayah Pronojiwo, Kamis (20/11/2025).

Di Kecamatan Candipuro, seluruh titik pengungsian kini kosong. Warga sudah kembali ke rumah masing-masing. Pemerintah tetap memantau situasi untuk memastikan keselamatan mereka.

Di Kecamatan Pronojiwo, pengungsi tersisa di SD Supiturang 4. Titik lain, seperti Kantor Kecamatan, Masjid Supiturang, Balai Desa Oro-Ombu, serta SD Pemukiman 3 dan SD Sumberurip 2, sudah tidak lagi menampung warga. Pemerintah tetap menyediakan logistik dan layanan darurat bagi warga yang masih bertahan.

Bunda Indah juga menekankan pentingnya pengaturan distribusi bantuan. Balai Desa Sumberurip dan UPK Candipuro menjadi pusat Distribusi Utama (DU) agar bantuan cepat dan tepat sasaran.

Pemkab Lumajang memastikan kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas. Pemantauan harian Semeru terus dilakukan. Komunikasi antarinstansi dijaga ketat, dan informasi resmi disebarkan lebih cepat untuk mencegah kebingungan di masyarakat.

“Keselamatan warga adalah fokus kami. Semua langkah diarahkan agar warga tetap terlindungi, baik yang sudah pulang maupun yang masih mengungsi,” tegas Bunda Indah.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Ingatkan Penambang Waspadai AMAK 25, Jangan Tunggu Alarm Berbunyi

20 Juni 2026 - 20:14 WIB

Luka Bakar Hampir Seluruh Tubuh, Penambang Semeru Jadi Pengingat Risiko yang Sering Diabaikan

20 Juni 2026 - 14:14 WIB

PLN Tegaskan Pencurian Kabel Tak Terkait Pemadaman Bergilir di Lumajang

19 Juni 2026 - 20:54 WIB

Keindahan Tumpak Sewu Diubah Jadi Karya Batik Khas Lumajang

19 Juni 2026 - 10:45 WIB

Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta

19 Juni 2026 - 09:55 WIB

Tanah Sitaan Diduga Bersertifikat Baru, Dokter Kandungan Dilaporkan ke Polisi

16 Juni 2026 - 20:28 WIB

Trending di Daerah