Pemkab Lumajang Perkuat Peran TPP
Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat peran Tenaga Pendamping Profesional (TPP) untuk memastikan 20 program prioritas pembangunan berjalan efektif hingga tingkat desa. Pemerintah menilai keberhasilan program sangat bergantung pada pendampingan di lapangan.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan hal tersebut saat menghadiri kegiatan halalbihalal bersama TPP di Ruang Ranu Kumbolo, Hotel Aston Inn Lumajang, Senin (13/4/2026).
TPP Jadi Ujung Tombak Implementasi Program
Bupati menjelaskan bahwa pembangunan tidak cukup berhenti pada perencanaan. Pemerintah harus mengawal pelaksanaan program secara langsung agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“TPP memastikan program tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
TPP berperan sebagai ujung tombak dalam mendampingi desa sekaligus memastikan program berjalan sesuai tujuan.
Fokus pada Kebutuhan Dasar Masyarakat
Program prioritas yang dijalankan mencakup berbagai sektor strategis, seperti penguatan ekonomi desa, layanan kesehatan, dan pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan masyarakat.
Pemerintah meminta TPP untuk mengawal program-program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar, seperti layanan ibu melahirkan gratis, santunan uang duka, dan operasional Posyandu.
“Program ini langsung menyentuh masyarakat. Pendampingan harus memastikan manfaatnya diterima oleh yang berhak,” tegas Bupati.
Optimalkan Pengelolaan Dana Desa
Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan dana dusun secara tepat dan sesuai regulasi. Penggunaan anggaran yang terarah akan menentukan keberhasilan program di lapangan.
TPP diminta memastikan setiap penggunaan anggaran berjalan transparan, efektif, dan tidak menyimpang dari tujuan pembangunan.
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menambahkan bahwa penguatan ekonomi desa melalui BUMDesa menjadi prioritas penting.
Ia mendorong TPP untuk aktif mendampingi pengembangan potensi lokal, seperti sektor pertanian, pengelolaan air bersih, hingga wisata desa.
“Potensi desa harus dioptimalkan. Pendampingan yang kuat akan mempercepat terwujudnya desa mandiri,” ujarnya.
Percepat Digitalisasi Desa
Pemerintah juga mendorong digitalisasi desa melalui penyediaan fasilitas free hotspot. Langkah ini bertujuan memperluas akses informasi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Fokus pada Program Prioritas di Tengah Keterbatasan Anggaran
Di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab Lumajang menekankan pentingnya penentuan skala prioritas. Pemerintah ingin memastikan setiap program yang dijalankan tetap fokus dan memberikan dampak nyata.
Apresiasi untuk Dedikasi TPP
Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh TPP yang telah bekerja langsung di tengah masyarakat dengan dedikasi tinggi.
“Terima kasih atas kerja keras saudara semua. Mari kita perkuat komitmen untuk bekerja lebih baik demi kesejahteraan masyarakat Lumajang,” pungkasnya.
Dorong Pembangunan Merata hingga Desa
Melalui penguatan peran TPP dan sinergi yang solid, Pemkab Lumajang optimistis program prioritas pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan merata hingga tingkat desa.
Tinggalkan Balasan