Proses Top Up Tambang Lumajang: Injek Saldo Lewat Bank Jatim, BPRD Tegaskan Tidak Bisa Sembarangan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 20 Jul 2025 16:42 WIB ·

Proses Top Up Tambang Lumajang: Injek Saldo Lewat Bank Jatim, BPRD Tegaskan Tidak Bisa Sembarangan


 Proses Top Up Tambang Lumajang: Injek Saldo Lewat Bank Jatim, BPRD Tegaskan Tidak Bisa Sembarangan Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Badan Pendapatan Daerah (BPRD) menegaskan bahwa proses top up atau pengisian saldo kartu tambang tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Proses ini hanya diperuntukkan bagi penambang yang sudah memiliki izin resmi, yaitu Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP), dan seluruh proses pengisian saldo melibatkan sistem yang dikelola Bank Jatim.

baca juga: BPRD Lumajang: Semua Kartu Subsidi Kini Bisa Dilacak Digital, Tapi Belum Semua Penambang Mau Pakai Aplikasi

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Operasional BPRD Lumajang, Dwi Adi Harnowo, menjelaskan bahwa proses top up saldo, atau yang ia sebut sebagai “injek saldo”, hanya dapat dilakukan setelah melalui tahapan verifikasi administratif yang ketat.

“Kartu itu yang bisa mendapatkan dan bisa mengusulkan top up adalah penambang yang memiliki izin IUP OP. Setelah diverifikasi, data dikirim ke Bank Jatim untuk proses injek. Bukan kami yang menentukan nomor virtual account (VA), tapi pihak bank,” jelas Dwi, Minggu (20/7/25).

Baca juga: Lensa Generasi Baru, Saat Anak Muda Jadi Narator Visual Lumajang

Dalam skema ini, Bank Jatim menjadi mitra perbankan resmi yang bertugas menyimpan saldo dan mengatur penomoran akun virtual milik para penambang. Setiap kartu tambang yang sah akan diisi saldo berdasarkan pengajuan jumlah yang sudah disetujui oleh BPRD.

“Kami hanya mengirim data yang sudah diverifikasi. Nomor VA dan sistem pengelolaan keuangan ada di Bank Jatim. Kami tidak tahu soal penomorannya karena itu bagian dari sistem perbankan,” ujar Dwi Adi.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri

2 Januari 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah