Ramadan Tanpa Knalpot Bising, Ditotrunan Ganti Balap Liar dengan Adu Sprint 100 Meter - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kesehatan dan Olah Raga · 1 Mar 2026 11:29 WIB ·

Ramadan Tanpa Knalpot Bising, Ditotrunan Ganti Balap Liar dengan Adu Sprint 100 Meter


 Ramadan Tanpa Knalpot Bising, Ditotrunan Ganti Balap Liar dengan Adu Sprint 100 Meter Perbesar

Lumajang, – Balap liar kerap menjadi momok selama Ramadan di berbagai daerah, dengan suara knalpot yang memekakkan telinga dan risiko kecelakaan yang tinggi.

Namun di Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang, Jawa Timur, pemuda setempat menghadirkan alternatif yang lebih sehat: balap lari cepat sejauh 100 meter.

Di jalan raya yang mulai sepi jelang sahur, remaja dan pemuda beradu kecepatan di atas aspal hitam tanpa alas kaki. Alih-alih bising knalpot, yang terdengar hanyalah sorak sorai penonton yang menyemangati pelari.

Setyo Nur Arif, salah satu penggagas kegiatan, mengatakan balap lari ini merupakan cara sederhana untuk mengalihkan energi anak muda ke arah positif. Selain aman bagi pengguna jalan, olahraga ini juga menyehatkan tubuh.

“Daripada ikut balap liar atau perang sarung, lebih baik kita fasilitasi dengan balap lari,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Kegiatan ini digelar spontan, tanpa taruhan maupun hadiah, murni untuk silaturahmi dan hiburan yang bermanfaat.

Dani, salah satu peserta, mengaku senang dengan adanya balap lari yang digelar pemuda setempat. Menurutnya, aktivitas ini lebih seru dan bermanfaat dibanding sekadar bermain gim di rumah atau ikut-ikutan balap liar.

“Seru, bisa nambah teman. Harapannya ada lagi kegiatan seperti ini,” kata Dani.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Membidik Mimpi di Jarak 70 Meter, Harapan Lumajang Bertumpu di Jatim Series 1

14 April 2026 - 19:03 WIB

Dinkes Lumajang Kirim Sampel 105 Suspek Campak ke Laboratorium Kemenkes di Surabaya

10 April 2026 - 11:45 WIB

Awal 2026, Dinkes Lumajang Temukan 136 Kasus HIV Baru, Masih Menunggu Validasi

10 April 2026 - 08:21 WIB

PMI Lumajang Terapkan Sistem Siaga Darurat Titik Rawan Saat Arus Mudik Idulfitri 2026

19 Maret 2026 - 16:48 WIB

Demam dan Ruam Merah Belum Tentu Campak, Bisa Juga Penyakit Lain

16 Maret 2026 - 15:56 WIB

Kenali Fase Prodromal Campak, Gejala Awal yang Sering Tidak Disadari

16 Maret 2026 - 15:50 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga