Penanganan Banjir Lahar Dingin Sumberlangsep dengan Cepat - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 9 Des 2025 09:23 WIB ·

Respons Cepat Selamatkan 512 Warga Sumberlangsep dari Banjir Lahar Dingin


 Respons Cepat Selamatkan 512 Warga Sumberlangsep dari Banjir Lahar Dingin Perbesar

Banjir lahar dingin yang melanda Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, berdampak pada 138 KK atau 512 jiwa. Meski delapan rumah dan satu warung rusak, serta dua rumah di Dusun Kebondeli Selatan terseret material, seluruh warga berhasil menyelamatkan diri. Evakuasi cepat dari aparat dan relawan menjadi faktor utama keselamatan warga.

Material lahar dingin juga menimbun tiga sepeda motor. Di Dusun Sumberlangsep dan Sumberkajar, 15 rumah dan satu masjid ikut terdampak. Tidak ada korban jiwa, sebuah bukti bahwa kesiapsiagaan dan koordinasi yang rapi mampu mencegah kerugian lebih besar.

Pos Pengamatan Gunung Sawur mencatat getaran banjir dengan amplitudo 4–40 mm. Getaran ini meningkatkan aliran di Kali Leprak dan Regoyo. Beberapa pemukiman sempat terisolasi, namun aparat dan relawan bergerak cepat membuka akses dalam waktu singkat.

Pemerintah desa bersama TNI–Polri, BPBD, dan relawan terus memantau aliran sungai dan membersihkan material. Mereka juga memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Sekda Lumajang, Agus Triyono, mengingatkan warga agar tetap disiplin dan waspada. “Kewaspadaan warga sangat penting. Laporkan kondisi darurat agar kami bisa merespons lebih cepat,” tegasnya.

Banjir ini juga mendorong masyarakat untuk memperkuat kesiapsiagaan mandiri. Desa-desa terdampak menyiapkan jalur evakuasi, posko darurat, dan tim relawan lokal yang siap siaga ketika hujan deras turun.

Agus Triyono menilai respons cepat semua pihak menunjukkan kekuatan solidaritas. “Aparat, relawan, dan warga bergerak serempak. Kerja sama itu berhasil menyelamatkan banyak nyawa,” ujarnya, Sabtu (6/12/2025).

Meski tantangan alam terus muncul, warga Sumberlangsep menunjukkan ketangguhan yang luar biasa. Dengan dukungan pemerintah dan koordinasi lintas instansi, potensi bencana dapat dideteksi lebih awal. Peristiwa ini mengingatkan bahwa keselamatan warga lahir dari disiplin, kepedulian, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Punya Tunangan, Oknum Guru di Lumajang Diduga Masih Selingkuh Dengan Suami Orang

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Jalan Jalur Evakuasi Semeru Rusak Belasan Tahun, Lumajang Dapat Anggaran Rp18 Miliar

6 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Trending di Daerah