Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang membahas arah pembangunan daerah sekaligus kesiapan menghadapi pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak dalam Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lumajang Tahun 2027 yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (7/1/2026).
Dalam forum tersebut, Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan penyusunan RKPD 2027 harus dilakukan secara cermat dan terukur, mengingat kapasitas fiskal daerah yang masih berada pada kategori rendah.
Ia menyampaikan pentingnya efisiensi anggaran serta penentuan skala prioritas program agar pembangunan tetap memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Keterbatasan anggaran menuntut kita untuk lebih selektif dalam menentukan program pembangunan. Setiap kebijakan harus tepat sasaran dan berdampak nyata,” katanya, Kamis (8/1/2026).
Selain persoalan fiskal, forum RKPD juga menyoroti kinerja pertumbuhan ekonomi daerah. Meski telah mencapai target, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lumajang masih tercatat sebagai yang terendah di kawasan Sekarkijang atau eks Karesidenan Besuki dan Lumajang.
Ia mendorong penguatan sektor-sektor potensial daerah, penciptaan iklim investasi yang kondusif, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai strategi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memperluas kesempatan kerja.
Sementara, isu strategis lainnya adalah penanganan stunting yang berpengaruh langsung terhadap kualitas sumber daya manusia. Maka dari itu, kata dia, penurunan stunting harus dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi lintas sektor.
“Mulai dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, hingga peran aktif masyarakat,” jelasnya.
Tidak hanya itu, menjelang tahun 2027, ia mengingatkan seluruh pihak terkait akan pelaksanaan Pilkades serentak. Ia menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan. “Ketertiban sosial, serta kondusivitas wilayah agar pelaksanaan Pilkades berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan