Investasi Selokambang Lumajang untuk Pariwisata - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 26 Apr 2026 18:11 WIB ·

Selokambang Dibuka untuk Investor, Lumajang Siapkan Mesin Ekonomi Baru dari Sektor Wisata


 Selokambang Dibuka untuk Investor, Lumajang Siapkan Mesin Ekonomi Baru dari Sektor Wisata Perbesar

Selokambang Mulai Dibuka untuk Investasi

Pemerintah Kabupaten Lumajang membuka kemitraan investasi untuk mempercepat pengembangan pariwisata. Kini, pemerintah mengarahkan Pemandian Alam Selokambang menjadi penggerak ekonomi daerah, bukan sekadar destinasi lokal.

Melalui agenda market sounding pada Kamis (16/4/2026), pemerintah berhasil menarik minat 18 investor potensial. Karena itu, peluang pengembangan Selokambang semakin terbuka lebar.

Langkah ini sekaligus menunjukkan perubahan strategi. Sebelumnya, pemerintah bergantung pada anggaran publik. Namun sekarang, pemerintah aktif melibatkan sektor swasta.

Kepala Bidang Destinasi Wisata, Galih Permadi, menegaskan pentingnya kolaborasi.

“Selokambang memiliki brand yang kuat. Dengan mitra yang tepat, kita bisa mempercepat pengembangan,” ujarnya.


Kolaborasi Percepat Pengembangan Wisata

Dalam skema ini, pemerintah mengarahkan kebijakan dan menjaga standar pengembangan. Sementara itu, investor menyediakan modal, teknologi, dan manajemen.

Dengan pola ini, pengembangan berjalan lebih cepat dan terukur. Selain itu, kualitas infrastruktur dan layanan wisata ikut meningkat.

Di sisi lain, Selokambang berpotensi besar meningkatkan PAD. Tidak hanya itu, dampaknya juga menjangkau masyarakat sekitar.

Ketika kunjungan wisata meningkat, pelaku UMKM langsung merasakan dampaknya. Selain pedagang, sektor jasa dan transportasi juga ikut berkembang.


Dari Destinasi Lokal ke Mesin Ekonomi

Pemerintah melihat Selokambang sebagai peluang memperkuat ekonomi daerah. Oleh karena itu, pemerintah tidak lagi menempatkan pariwisata sebagai sektor pelengkap.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah menerapkan seleksi ketat terhadap investor. Dengan cara ini, pemerintah memastikan mitra memiliki kapasitas dan pengalaman.

Ke depan, pemerintah menargetkan Selokambang menjadi destinasi berstandar nasional. Namun demikian, pemerintah tetap menjaga nilai historis dan karakter lokal.

Selain itu, pendekatan ini menunjukkan arah baru pembangunan pariwisata. Pemerintah menggabungkan kolaborasi, efisiensi, dan orientasi hasil.

Akhirnya, Selokambang tidak hanya menarik wisatawan. Lebih dari itu, kawasan ini akan menggerakkan ekonomi masyarakat secara langsung.

Dengan membuka ruang investasi, Lumajang mendorong Selokambang menjadi pusat pertumbuhan baru. Karena itu, sektor pariwisata kini berperan penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah