Semangat Kemerdekaan Berkobar di Hati ODGJ dan Lansia Kota Madiun - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 18 Agu 2025 15:41 WIB ·

Semangat Kemerdekaan Berkobar di Hati ODGJ dan Lansia Kota Madiun


 Semangat Kemerdekaan Berkobar di Hati ODGJ dan Lansia Kota Madiun Perbesar

Madiun, – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya dirasakan oleh kalangan muda dan sehat, tapi juga menyentuh hati puluhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan lansia di Kota Madiun.

Mereka berkumpul dengan penuh semangat di halaman Pondok Lansia, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Senin (18/8/25), mengikuti berbagai perlombaan bertema nasionalisme yang digelar Dinas Sosial Kota Madiun.

Meski dengan keterbatasan fisik dan mental, para peserta lomba menunjukkan antusiasme luar biasa. Kursi roda dan alat bantu mereka tak menghalangi semangat untuk ikut serta dalam lomba menghafal Pancasila, menyanyikan lagu kebangsaan, hingga lomba menggambar bendera merah putih.

Suasana meriah dan penuh warna merah putih mengisi halaman pondok, menciptakan harmoni yang menghangatkan jiwa.

Baca juga: Kampus Dilibatkan, Kota Malang Gerakkan 27 PT untuk Atasi Stunting Lewat Kabar Penting

“Acara sederhana ini kami harapkan bisa menumbuhkan kembali semangat perjuangan para pahlawan di masa sulit dulu,” kata Ganes Sugiharjoto, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Madiun.

Ia menambahkan kegiatan ini juga sebagai bentuk penghormatan dan teladan nilai-nilai luhur pendiri bangsa.

Baca juga: Progres Tol Probolinggo-Banyuwangi Tahap I Capai 86,43 Persen

Tak hanya lomba bernuansa patriotik, ada juga hiburan seperti makan kerupuk, balap kelereng, dan berjoget yang menghadirkan tawa dan keceriaan bagi peserta.

Hadiah berupa kebutuhan pokok seperti sembako diberikan sebagai simbol rasa kebersamaan dan perhatian.

Sebelum lomba dimulai, para peserta mengikuti upacara bendera detik-detik Proklamasi dengan khidmat. Panitia pun memastikan mereka mendapatkan perawatan kebersihan seperti mandi, potong rambut, dan pemotongan kuku agar nyaman dan percaya diri.

Di tengah keterbatasan, mereka membuktikan bahwa kemerdekaan dan nasionalisme adalah milik semua warga bangsa. Semangat mereka mengingatkan bahwa mempertahankan nilai-nilai kemerdekaan adalah tugas setiap generasi, tanpa terkecuali.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Viral di Facebook, Antrean Gas di Pasirian Lumajang Picu Dugaan Penimbunan

7 April 2026 - 12:11 WIB

Krisis LPG 3 Kg di Jember Usai Lebaran, Warga Kesulitan Memasak

6 April 2026 - 08:59 WIB

Ditinggal Tahlilan Ayah, Siti Maisaroh Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

4 April 2026 - 10:49 WIB

Libur Paskah, Alun-Alun dan Kayutangan Jadi Fokus Pengamanan Lalu Lintas di Malang

3 April 2026 - 18:05 WIB

Tak Semua Pegawai Libur, WFH Lumajang Hanya untuk Administrasi

3 April 2026 - 08:32 WIB

Tragedi Libur Lebaran di Muara Bondoyudo, Pelajar SMP Lumajang Masih Hilang di Hari Keempat

1 April 2026 - 16:23 WIB

Trending di Daerah