Semangat Kemerdekaan Berkobar di Hati ODGJ dan Lansia Kota Madiun - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 18 Agu 2025 15:41 WIB ·

Semangat Kemerdekaan Berkobar di Hati ODGJ dan Lansia Kota Madiun


 Semangat Kemerdekaan Berkobar di Hati ODGJ dan Lansia Kota Madiun Perbesar

Madiun, – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya dirasakan oleh kalangan muda dan sehat, tapi juga menyentuh hati puluhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan lansia di Kota Madiun.

Mereka berkumpul dengan penuh semangat di halaman Pondok Lansia, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Senin (18/8/25), mengikuti berbagai perlombaan bertema nasionalisme yang digelar Dinas Sosial Kota Madiun.

Meski dengan keterbatasan fisik dan mental, para peserta lomba menunjukkan antusiasme luar biasa. Kursi roda dan alat bantu mereka tak menghalangi semangat untuk ikut serta dalam lomba menghafal Pancasila, menyanyikan lagu kebangsaan, hingga lomba menggambar bendera merah putih.

Suasana meriah dan penuh warna merah putih mengisi halaman pondok, menciptakan harmoni yang menghangatkan jiwa.

Baca juga: Kampus Dilibatkan, Kota Malang Gerakkan 27 PT untuk Atasi Stunting Lewat Kabar Penting

“Acara sederhana ini kami harapkan bisa menumbuhkan kembali semangat perjuangan para pahlawan di masa sulit dulu,” kata Ganes Sugiharjoto, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Madiun.

Ia menambahkan kegiatan ini juga sebagai bentuk penghormatan dan teladan nilai-nilai luhur pendiri bangsa.

Baca juga: Progres Tol Probolinggo-Banyuwangi Tahap I Capai 86,43 Persen

Tak hanya lomba bernuansa patriotik, ada juga hiburan seperti makan kerupuk, balap kelereng, dan berjoget yang menghadirkan tawa dan keceriaan bagi peserta.

Hadiah berupa kebutuhan pokok seperti sembako diberikan sebagai simbol rasa kebersamaan dan perhatian.

Sebelum lomba dimulai, para peserta mengikuti upacara bendera detik-detik Proklamasi dengan khidmat. Panitia pun memastikan mereka mendapatkan perawatan kebersihan seperti mandi, potong rambut, dan pemotongan kuku agar nyaman dan percaya diri.

Di tengah keterbatasan, mereka membuktikan bahwa kemerdekaan dan nasionalisme adalah milik semua warga bangsa. Semangat mereka mengingatkan bahwa mempertahankan nilai-nilai kemerdekaan adalah tugas setiap generasi, tanpa terkecuali.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Surabaya Buka Pelatihan Tukang Bangunan, Warga Bisa Dapat Sertifikasi Resmi

5 Februari 2026 - 14:49 WIB

Tekan Kebocoran, Pajak Pasir Lumajang Kini Dibayar Langsung Lewat Bank

5 Februari 2026 - 14:32 WIB

Fisik Oplah Selesai, Sarana Penyedot Air Tak Ada, Program Belum Bisa Dimanfaatkan

5 Februari 2026 - 13:46 WIB

Petani Bangsalsari Ungkap Program Oplah Tak Tepat Sasaran, Kebutuhan Air Belum Terjawab

5 Februari 2026 - 13:40 WIB

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Trending di Daerah