Soal Nasib Guru Honorer Lumajang, Bupati Janji Cari Solusi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 2 Jun 2026 10:16 WIB ·

Soal Nasib Guru Honorer Lumajang, Bupati Janji Cari Solusi


 Soal Nasib Guru Honorer Lumajang, Bupati Janji Cari Solusi Perbesar

Lumajang, – Nasib guru honorer di Kabupaten Lumajang masih menunggu kepastian seiring rencana pemerintah menghapus tenaga honorer mulai 2027.

Pemerintah Kabupaten Lumajang hingga kini belum menyiapkan kebijakan khusus untuk mengantisipasi dampak kebijakan tersebut karena masih menunggu aturan resmi dari pemerintah pusat.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, pemerintah daerah belum menerima surat maupun petunjuk teknis terkait rencana penghapusan guru honorer.

Meski demikian, ia memastikan akan menyiapkan langkah antisipasi apabila kebijakan tersebut benar-benar diterapkan. Indah Amperawati merupakan Bupati Lumajang periode 2025-2030.

“Saya belum menerima surat maupun aturannya, tetapi saya akan carikan langkah-langkah antisipasi untuk membantu mereka (guru honorer),” katanya, Selasa (2/6/2026).

Menurut Indah, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam jika ribuan tenaga non-ASN, khususnya guru honorer, terdampak kebijakan tersebut.

Ia mengaku memahami peran penting guru honorer dalam menjaga keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah-sekolah.

Ditanya mengenai kemungkinan guru honorer kehilangan pekerjaan, Indah menegaskan akan berupaya mencari solusi terbaik agar para tenaga pendidik tersebut tetap memiliki kesempatan mengabdi di dunia pendidikan.

“Saya akan berupaya yang terbaik untuk mereka (guru honorer),” ujarnya.

Meski belum memiliki skema khusus, Indah menyebut masih ada peluang bagi guru honorer untuk beralih status menjadi aparatur sipil negara melalui rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang direncanakan dibuka tahun ini.

Ia menjelaskan, kebutuhan tenaga pendidik di Kabupaten Lumajang masih cukup besar karena banyak guru berstatus ASN yang memasuki masa pensiun. Kondisi itu membuat jumlah guru honorer dan guru ASN saat ini relatif berimbang.

“Hampir sama karena banyak yang pensiun, tetapi tahun ini akan dibuka kuota CPNS dan PPPK untuk tenaga pendidikan, termasuk guru, tenaga kesehatan, dan tenaga umum,” tuturnya.

 

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Lereng Gunung Semeru, Potensi Itu Ternyata Tersimpan di Balik Kulit Pisang

1 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pokir DPRD Difokuskan untuk Fasilitas Umum dan Kebutuhan Warga Karangsari

30 Mei 2026 - 21:03 WIB

BGN Hentikan Sementara Operasional Enam SPPG di Lumajang, Distribusi MBG Ikut Terhenti

30 Mei 2026 - 16:40 WIB

BGN Tutup Sementara Enam SPPG di Lumajang, Tiga Dikelola Yayasan yang Sama

30 Mei 2026 - 12:49 WIB

Enam Dapur MBG di Lumajang Ditutup Sementara, Satgas Sebut Hasil Evaluasi Berjenjang BGN

30 Mei 2026 - 12:31 WIB

Di 11 Desa Lereng Semeru, Tradisi Tengger Terus Dijaga dari Generasi ke Generasi

29 Mei 2026 - 11:40 WIB

Trending di Daerah