Standar Industri Media Diterapkan dalam UKK Broadcasting SMKN Pasirian - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Pendidikan · 30 Jan 2026 13:59 WIB ·

Standar Industri Media Diterapkan dalam UKK Broadcasting SMKN Pasirian


 Standar Industri Media Diterapkan dalam UKK Broadcasting SMKN Pasirian Perbesar

Lumajang, – Standar industri media profesional diterapkan dalam pelaksanaan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) Jurusan Produksi dan Siaran Program Televisi (PSPT) atau Broadcasting di SMKN Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jumat (30/1/2026).

Penerapan standar tersebut dilakukan melalui keterlibatan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pokja Lumajang sebagai penguji eksternal.

Dalam UKK ini, siswa diuji langsung oleh jurnalis profesional untuk menampilkan kemampuan produksi konten siaran, mulai dari hard news, soft news, hingga program televisi.

Penilaian tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis, tetapi juga editorial, alur produksi, serta kesiapan mental siswa menghadapi dunia kerja di industri penyiaran.

Ketua IJTI Pokja Lumajang, Wawan Sugiarto, menyampaikan keterlibatan praktisi media bertujuan menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Menurutnya, UKK menjadi momen penting untuk mengukur sejauh mana kompetensi siswa telah sesuai dengan standar kerja di lapangan.

“UKK ini menjadi sarana penting untuk mengasah keterampilan siswa sekaligus mengukur kesiapan mereka menghadapi dunia kerja. Kami melihat potensi besar dari karya-karya yang dihasilkan siswa, meskipun masih perlu evaluasi agar semakin matang,” katanya.

Sementara itu, tenaga pengajar PSPT SMKN Pasirian, Bagaskoro Wibowo, menilai kehadiran penguji dari IJTI memberikan wawasan nyata bagi siswa mengenai praktik kerja di industri media yang sesungguhnya.

Ia berharap evaluasi dari jurnalis profesional dapat menjadi bekal berharga bagi siswa, sekaligus memotivasi mereka untuk terus meningkatkan kualitas karya dan profesionalisme.

“Keterlibatan insan pers ini diharapkan dapat memberikan pembelajaran langsung mengenai standar produksi media, serta menumbuhkan semangat siswa untuk siap terjun ke dunia industri,” kata dia.

Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ramadan Jadi Momentum Lahirnya Asrama Tahassus 600 Santri di Lumajang, Bupati Sebut Kebanggaan Daerah

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sungai Regoyo Meluap, 37 Siswa SD di Dusun Sumberlangsep Terpaksa Ujian dari Rumah

5 Maret 2026 - 18:24 WIB

Menelusuri Masjid Tua Lumajang, Warisan Dakwah Ulama dan Jejak Sejarah Pasca Perang Jawa

5 Maret 2026 - 12:42 WIB

Durasi Jam Pelajaran Disesuaikan, Pembelajaran Ramadan di Surabaya Tetap Efektif

17 Februari 2026 - 11:57 WIB

Dari 5.655 Kini 1.700, Angka ATS Kota Malang Terus Menyusut

2 Februari 2026 - 09:20 WIB

UKT Ditanggung Pemkot, Mahasiswa Berprestasi PTS Dapat Angin Segar

29 Januari 2026 - 16:33 WIB

Trending di Pendidikan