Sulasmono Mahmud, Petugas BPBD yang Tak Ragu Naik Tiang Demi Merah Putih - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 4 Agu 2025 15:53 WIB ·

Sulasmono Mahmud, Petugas BPBD yang Tak Ragu Naik Tiang Demi Merah Putih


 Sulasmono Mahmud, Petugas BPBD yang Tak Ragu Naik Tiang Demi Merah Putih Perbesar

Lumajang, – Di balik seragam Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lumajang, tersimpan keberanian dan jiwa nasionalisme yang besar.

Sosok itu adalah Sulasmono Mahmud (30), petugas BPBD yang kini menjadi perbincangan hangat setelah aksinya memanjat tiang bendera setinggi 15 meter tanpa alat pengaman demi kelancaran latihan upacara HUT ke-80 Republik Indonesia.

Aksi spontan Mahmud terekam dalam video amatir yang beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, Mahmud tampak memanjat tiang bendera di Alun-alun Lumajang hanya mengenakan helm, tanpa tali pengaman atau peralatan panjat profesional.

Baca juga: Kades Lumajang Janji Evaluasi Karnaval Desa Usai Warganya Meninggal Dunia

Insiden bermula ketika latihan upacara yang digelar oleh paskibraka Kabupaten Lumajang tiba-tiba terhenti. Tali katrol bendera diketahui terputus, menyebabkan bendera tidak bisa dikibarkan.

Mahmud, yang saat itu kebetulan melintas di area latihan, langsung berinisiatif membantu. Tanpa banyak bicara, ia naik ke atas tiang dan memperbaiki tali yang terputus.

Baca juga: Kejaksaan Usut Dugaan Penyerobotan 9.600 Meter Lahan Negara di Bekas Sungai Asem Lumajang

“Saya tidak berpikir panjang. Waktu itu saya lihat tali benderanya putus, dan anak-anak paskibraka sudah bersiap latihan. Ya saya naik saja, demi merah putih tetap bisa berkibar,” kata Mahmud, Senin (4/8/25).

Meski diakui sebagai pengalamannya yang pertama memanjat tiang bendera, Mahmud mengaku cukup terbiasa dengan ketinggian karena tugas-tugasnya di TRC BPBD sering melibatkan evakuasi dan penanganan darurat.

“Ini pertama kalinya saya panjat tiang bendera, tapi kalau soal naik-naik, kami sudah cukup sering latihan dan terlibat langsung di medan lapangan,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perhotelan Malang Siap Sambut 100 Ribu Jemaah NU, Tarif Tetap Stabil

3 Februari 2026 - 15:57 WIB

Erupsi Semeru Picu Hujan Abu di Senduro, Warga Keluhkan Aktivitas Harian Terganggu

3 Februari 2026 - 15:07 WIB

Jalan Rusak Tergerus Lahar, Warga Lumajang Terpaksa Lewati Area Persawahan

3 Februari 2026 - 13:50 WIB

Berpacu dengan Ancaman Lahar, Perbaikan Tanggul Sungai Regoyo Dikebut

3 Februari 2026 - 13:33 WIB

Gunung Semeru Tertutup Kabut, Aktivitas Vulkanik Level III Tetap Siaga

1 Februari 2026 - 11:45 WIB

Hadapi Ancaman Tahunan Semeru, Lumajang Siapkan Generasi Tangguh Bencana

30 Januari 2026 - 08:06 WIB

Trending di Nasional