Lumajang Dorong Kolaborasi Pengelolaan Kawasan Bromo
Pemerintah Kabupaten Lumajang mendorong penguatan sinergi antar daerah dalam mengelola kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Pemerintah menilai pengelolaan kawasan strategis ini tidak bisa dilakukan secara terpisah, tetapi harus dilakukan secara terpadu.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan pentingnya kolaborasi saat menghadiri kegiatan penataan kawasan Bromo Tengger Semeru, Senin (13/4/2026).
Sinergi Jadi Kunci Pengelolaan Terpadu
Bupati menjelaskan bahwa kawasan Bromo-Tengger mencakup beberapa wilayah kabupaten yang saling terhubung. Karena itu, setiap daerah harus bekerja sama agar pengelolaan berjalan optimal.
“Sinergi antar daerah menjadi kunci. Kawasan ini tidak bisa dikelola sendiri-sendiri, tetapi harus terpadu agar hasilnya optimal,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pendekatan kolaboratif akan mempercepat terciptanya tata kelola kawasan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Seimbangkan Pariwisata dan Kelestarian Alam
Pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan pengembangan pariwisata. Dengan koordinasi yang baik, program penataan kawasan dapat berjalan tanpa menimbulkan tumpang tindih kebijakan.
Selain itu, pengembangan infrastruktur dan layanan dasar juga dapat dilakukan secara selaras di seluruh wilayah kawasan.
Dampak Ekonomi Lebih Merata
Bupati menilai kerja sama antar daerah akan memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat. Manfaat pengelolaan kawasan tidak hanya terpusat di satu daerah, tetapi dapat dirasakan oleh seluruh wilayah penyangga.
“Kalau dikelola bersama, manfaatnya juga akan dirasakan bersama oleh masyarakat di seluruh kawasan,” tegasnya.
Komitmen Perkuat Koordinasi Antar Daerah
Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan daerah lain dan berbagai pihak terkait. Langkah ini bertujuan menciptakan sistem pengelolaan kawasan yang lebih solid dan berkelanjutan.
Menuju Kawasan Wisata yang Berkelanjutan
Dengan kolaborasi yang kuat, kawasan Bromo Tengger Semeru diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata unggulan nasional, tetapi juga ruang hidup yang memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
Pemerintah ingin memastikan bahwa pengembangan kawasan tetap menjaga kelestarian alam sekaligus memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi generasi mendatang.
Tinggalkan Balasan