Tak Hanya Urus Industri Besar, Kadin Kini Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif di Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Bisnis · 14 Nov 2025 20:04 WIB ·

Tak Hanya Urus Industri Besar, Kadin Kini Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif di Lumajang


 Tak Hanya Urus Industri Besar, Kadin Kini Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif di Lumajang Perbesar

Lumajang, – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lumajang tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis besar, tetapi kini juga aktif menjadi penggerak ekonomi kreatif daerah.

Ketua Kadin Lumajang, Agus Setiawan, menegaskan bahwa pemberdayaan seniman dan kreator digital menjadi bagian penting dari misi mereka dalam meningkatkan potensi ekonomi lokal.

“Banyak yang mengira Kadin hanya mengurus industri besar. Padahal, pelaku seni dan kreator digital adalah bagian dari ekonomi kreatif yang memiliki potensi luar biasa. Mereka perlu pembinaan, dukungan, dan arahan supaya karya mereka bisa bernilai ekonomi,” kata Agus, Jumat (14/11/2025).

Baca juga: Storytelling, Rahasia Konten Menarik Menurut Ketua Kadin Lumajang

Agus menjelaskan, melalui PT Semeru Anugerah Media yang ia dirikan, Kadin menaungi sekitar 890 konten kreator dari berbagai latar belakang, mulai dari penyanyi, musisi, MC, hingga kreator digital.

Para kreator ini dibimbing agar tidak hanya menciptakan karya, tetapi juga mengelolanya secara profesional, membangun personal branding, serta memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar.

Baca juga: Cegah Risiko Sejak Dini, Capaian Program CKG Lumajang Tembus 204.564 Warga

“Seniman bukan hanya pencipta karya. Mereka adalah wirausaha kreatif. Kalau kita hanya fokus pada order musiman, karya stagnan, ekonomi juga mandek. Dengan pembinaan, mereka bisa produktif, memiliki banyak pintu rezeki, dan bersaing di pasar nasional,” tambahnya.

Ia menekankan pentingnya literasi hukum dan manajemen karya, termasuk kontrak, pembagian royalti, dan hak cipta. Agus menegaskan hal ini mencegah sengketa dan melindungi hak para kreator agar karya mereka tetap menjadi aset ekonomi yang produktif.

“Kadin Lumajang hadir untuk membuka peluang, mengedukasi, dan membina, sehingga ekonomi kreatif bisa tumbuh bersama industri besar,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harga Sapi Besar di Lumajang Tembus Rp 30 Juta per Ekor

21 Mei 2026 - 13:07 WIB

Harga Pertamina Dex Naik, Pengusaha Pasir Lumajang Kelimpungan

7 Mei 2026 - 11:46 WIB

Ketika Gitar Tak Lagi Sekadar Alat Musik, Sentuhan Seni Bung Tiok Jadi Buruan Kolektor Dunia

3 Mei 2026 - 07:49 WIB

Berawal dari Botol Bekas, Arif Kini Panen 7 Kuintal Selada Setiap 40 Hari

23 April 2026 - 07:43 WIB

Halal Bihalal Kadin Lumajang–Sidoarjo, Pertanyakan Minimnya Kekompakan Pengusaha Lokal

11 April 2026 - 16:54 WIB

Tak Bisa Sajikan Teh Hangat, Pedagang Bakso di Lumajang Kehilangan Pelanggannya

10 April 2026 - 11:10 WIB

Trending di Bisnis