TNI-Polri Gelar Patroli Skala Besar di Surabaya, Sasar Titik Rawan Pascakerusuhan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 1 Sep 2025 14:09 WIB ·

TNI-Polri Gelar Patroli Skala Besar di Surabaya, Sasar Titik Rawan Pascakerusuhan


 TNI-Polri Gelar Patroli Skala Besar di Surabaya, Sasar Titik Rawan Pascakerusuhan Perbesar

Surabaya, – Menyusul dua hari demonstrasi yang berujung pada kerusuhan, aparat gabungan TNI dan Polri menggelar patroli skala besar di sejumlah titik rawan di Kota Surabaya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas keamanan dan memulihkan rasa aman masyarakat.

Pelepasan ratusan personel dilakukan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, dari halaman Gedung Negara Grahadi, Minggu (31/8/25)..

Dalam pernyataannya, Rudy menegaskan bahwa patroli ini tidak hanya berfungsi sebagai pengamanan, tetapi juga sebagai sarana komunikasi langsung dengan masyarakat.

Baca juga: Dugaan Pencucian Uang Dana BOS di Probolinggo, BPK Soroti Transaksi Miliaran di 9 Sekolah

“Patroli skala besar ini sifatnya menyapa masyarakat, sekaligus mengimbau masyarakat, khususnya di Kota Surabaya, agar bisa benar-benar menjaga kondusifitas,” kata Rudy di depan pasukan.

Patroli ini menyasar beberapa titik strategis dan rawan kerusuhan, termasuk kawasan pemerintahan, pusat perbelanjaan, dan ruas jalan utama yang sebelumnya menjadi lokasi unjuk rasa.

Baca juga: Janji Bansos Rp 4,5 Juta dan 10 Kg Beras, Warga Lumajang Tertipu hingga Ratusan Ribu Rupiah

Aparat terlihat menyebar dalam formasi skala besar, dilengkapi kendaraan taktis dan pengamanan berlapis.

Rudy juga menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto, yang meminta aparat menindak tegas pelanggaran hukum, terutama aksi-aksi anarkis.

“Sudah ada arahan langsung dari Presiden. Bahwa TNI-Polri akan bertindak tegas pada oknum-oknum yang melanggar hukum, terutama perusakan, penjarahan, dan pembakaran. Itu akan ada sanksi tegas,” ujarnya.

Namun Rudy juga memastikan semua langkah pengamanan dilakukan sesuai prosedur dan tetap menghormati ruang demokrasi. Penindakan hanya akan diberikan pada pelaku pelanggaran hukum, bukan kepada massa aksi yang menyampaikan pendapat secara damai.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat, khususnya warga Surabaya, untuk berperan aktif menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi.

“Kami butuh partisipasi semua elemen. Kota ini milik kita bersama. Kalau kita jaga sama-sama, Surabaya bisa cepat pulih dan kembali seperti semula,” tutup Rudy.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perhotelan Malang Siap Sambut 100 Ribu Jemaah NU, Tarif Tetap Stabil

3 Februari 2026 - 15:57 WIB

Erupsi Semeru Picu Hujan Abu di Senduro, Warga Keluhkan Aktivitas Harian Terganggu

3 Februari 2026 - 15:07 WIB

Jalan Rusak Tergerus Lahar, Warga Lumajang Terpaksa Lewati Area Persawahan

3 Februari 2026 - 13:50 WIB

Berpacu dengan Ancaman Lahar, Perbaikan Tanggul Sungai Regoyo Dikebut

3 Februari 2026 - 13:33 WIB

Gunung Semeru Tertutup Kabut, Aktivitas Vulkanik Level III Tetap Siaga

1 Februari 2026 - 11:45 WIB

Hadapi Ancaman Tahunan Semeru, Lumajang Siapkan Generasi Tangguh Bencana

30 Januari 2026 - 08:06 WIB

Trending di Nasional