Upaya Pemulihan Pertanian Lumajang Pasca Erupsi Semeru - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 13 Jun 2025 10:40 WIB ·

Upaya Pemulihan Pertanian Lumajang Pasca Erupsi Semeru


 Upaya Pemulihan Pertanian Lumajang Pasca Erupsi Semeru Perbesar

Lumajang, – Erupsi dahsyat Gunung Semeru pada Desember 2021 meninggalkan luka mendalam bagi sektor pertanian di Lumajang.

Kerusakan parah pada empat dam utama yang menjadi sumber irigasi bagi ribuan hektar sawah menyebabkan kekeringan berkepanjangan dan menurunnya hasil panen secara signifikan.

Namun, di balik tantangan berat tersebut, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, akan segera memperbaiki infrastruktur vital tersebut untuk  memulihkan kehidupan petani.

Setidaknya, sebanyak 2.165 hektar sawah yang mengandalkan Dam Kelerek, Dam Lubang Kiri, dan dua dam lainnya mengalami kekeringan akibat rusaknya sistem irigasi.

Kondisi ini mengancam ketahanan pangan lokal dan kesejahteraan petani yang menggantungkan hidupnya pada hasil pertanian.

Menanggapi situasi ini, Bupati Indah secara aktif melakukan komunikasi dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mempercepat perbaikan dam-dam tersebut.

“Saya bolak-balik ke Pak Menteri PUPR memohon supaya Dam Kelerek, Dam Lubang Kiri, dan dua dam lainnya segera diperbaiki. Kita tidak bisa membiarkan ini berlarut-larut bertahun-tahun,” katanya, Jumat (13/6/25).

Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah menekankan kerusakan ini sudah berlangsung selama empat tahun dan pemulihan lahan yang kering dan rusak membutuhkan waktu yang tidak singkat.

“Jika perbaikan terus tertunda, pemulihan lahan akan semakin sulit karena tanah yang kering bertahun-tahun membutuhkan waktu lama untuk kembali subur,” ujarnya.

Kabar baik datang dari Menteri PUPR yang telah menyatakan kesiapan untuk memulai pengerjaan perbaikan pada tahun depan.

“Alhamdulillah Pak Menteri sudah oke. Beliau siap mulai pengerjaan perbaikan tahun depan,” lanjut Bunda Indah dengan penuh harap.

Perbaikan dam-dam utama ini sangat dinantikan oleh petani yang selama ini bergantung pada pasokan air dari infrastruktur tersebut.

“Insya Allah, tahun depan sudah dikerjakan. Petani-petani sangat senang mendengar kabar ini,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PDI Perjuangan Dorong Solusi Aset Tak Terpakai Lewat Raperda Baru

6 Mei 2026 - 10:39 WIB

Optimalisasi Aset Daerah, DPRD Lumajang Targetkan PAD Meningkat

6 Mei 2026 - 10:31 WIB

PDI Perjuangan: Raperda GAKI Penting untuk Masa Depan Generasi Lumajang

6 Mei 2026 - 09:07 WIB

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perda GAKI, 40 Desa Mandiri Garam Jadi Dasar Penguatan

6 Mei 2026 - 08:34 WIB

Ratih Damayanti, Dorong Kesadaran Lingkungan Berbasis Keagamaan

5 Mei 2026 - 21:01 WIB

Bupati Lumajang Dorong Peran Organisasi Keagamaan Perkuat Ekonomi dan Sosial Umat

5 Mei 2026 - 19:01 WIB

Trending di Daerah