Viral di TikTok, Video Ibu Protes Anak Digundul di Lumajang Ternyata Settingan Film - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 24 Feb 2026 10:18 WIB ·

Viral di TikTok, Video Ibu Protes Anak Digundul di Lumajang Ternyata Settingan Film


 Viral di TikTok, Video Ibu Protes Anak Digundul di Lumajang Ternyata Settingan Film Perbesar

Lumajang, – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video seorang ibu yang marah karena anaknya digundul setelah kedapatan merokok di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Lumajang. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @kingzadma dan telah ditonton lebih dari 108 ribu kali.

Dalam video itu, sang ibu terlihat memprotes keras kebijakan pondok yang menggundul rambut anaknya. Ia bahkan mengancam akan memviralkan kejadian tersebut dan mengaku sebagai istri anggota polisi.

“Sampean saya viralkan ya gara-gara masalah sepele anak saya digundul,” ucap ibu tersebut dalam video yang beredar.

Sementara itu, pihak pengurus pondok tampak tenang menanggapi kemarahan tersebut. Ia menjelaskan sanksi penggundulan rambut merupakan aturan yang telah lama diterapkan bagi santri yang melanggar tata tertib, termasuk merokok.

Namun belakangan terungkap, adegan tersebut bukanlah peristiwa nyata. Video itu merupakan bagian dari film santri yang diproduksi oleh Pondok Pesantren Asy-Syarifiy 1, Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

Pengasuh ponpes, Ahmad Syaifudin Amin, menjelaskan bahwa video yang beredar merupakan proses di balik layar (behind the scenes) dari film edukasi yang dibuat pihak pesantren.

Film tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada wali santri agar tidak terlalu mencampuri kebijakan internal pondok.

“Banyak netizen yang salah paham karena tidak membaca caption, dikira ini kejadian sesungguhnya,” katanya, Selasa (24/2/2026).

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Masa Tanam, Sawah di Lumajang Keburu Diterjang Banjir

21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pemkab Lumajang Patroli Cek Pemasangan CCTV dan PJU di Sukodono

20 Mei 2026 - 01:13 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Sungai di Biting, Penanganan Dimulai Awal Juni

18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Bupati Lumajang Ingatkan Kades Hati-hati Kelola Pemerintahan, Inspektorat Disebut Jadi Pisau Pengawasan

18 Mei 2026 - 12:52 WIB

Mengantar hingga Ujung Jalan, Keluarga Jemaah Haji Lumajang Lepas

17 Mei 2026 - 03:56 WIB

Jemaah Haji Risiko Tinggi asal Lumajang Diberangkatkan dengan Pendampingan Khusus

16 Mei 2026 - 18:05 WIB

Trending di Daerah