Viral! Tambang Pasir di Lumajang Dekat Pemukiman Warga - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Daerah · 3 Des 2025 16:24 WIB ·

Viral! Tambang Pasir di Lumajang Dekat Pemukiman Warga


 Viral! Tambang Pasir di Lumajang Dekat Pemukiman Warga Perbesar

Lumajang, – Sebuah video berdurasi 51 detik yang menampilkan aktivitas penambangan pasir di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, viral di media sosial. Video yang diunggah akun Tiktik @Adaapa itu memicu kekhawatiran warga dan netizen, terutama terkait kedekatan lokasi tambang dengan area pemukiman.

Dalam video tersebut terdengar suara seseorang yang menyampaikan keluhannya kepada Bupati Lumajang. Ia mempertanyakan apakah aktivitas tambang itu telah mengantongi izin lingkungan maupun analisis dampak lingkungan (AMDAL).

“Assalamu’alaikum kepada Ibu Bupati Lumajang. Tolong, ini ada penambangan di dekat pemukiman warga. Apa sudah jelas ini amdalnya atau izin lingkungannya apa sudah jelas? Tolong ditertipkan,” kata keterangan dalam rekaman vidio itu, saat dikutip pada Rabu (3/12/2025).

Warga juga mengaku khawatir terhadap potensi dampak yang bisa dialami masyarakat sekitar jika aktivitas tersebut terus berlangsung.

“Ini dampaknya ke warga Sumberwuluh semua sini. Tolong, tolong ditertipkan ya bunda,” lanjut suara dalam video tersebut.

Berbagai komentar pun bermunculan dari para pengguna media sosial. Salah satunya akun @Supriadi yang menyampaikan aktivitas penambangan itu dapat memicu keluarnya material lava atau lahar dalam kondisi tertentu. “Kata dia itu yang mengakibatkan lavanya keluar lagi,” tulisnya.

Sementara itu, akun @Styonostykno mengkritik metode pengambilan pasir yang dinilai tidak tepat karena dilakukan di luar tanggul. “Yo bos… harusnya pengambilan itu di dalam aliran, di dalam tanggul. Biar dalam. Kalau air turun bisa nampung, tidak meluap. Bukan malah di luar area,” komentarnya.

Ada pula netizen yang menandai akun Bupati Lumajang, berharap agar pemerintah daerah segera mengambil tindakan. Akun @Akugendeng disebut-sebut ikut menandai pihak terkait. Namun komentar lain seperti dari @SUBRI Wijayanto menunjukkan sikap sebaliknya. “Jarno lur mari ngene kan roto kabeh (yang berarti membiarkan proses itu berlangsung meski berisiko meratakan area sekitar,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

CCTV Rekam Detik-detik Tabrakan Dua Truk di Jalan Lumajang-Malang, Sopir Terlempar ke Parit

3 Juli 2026 - 23:14 WIB

14 SD, 9 KB/TK, dan 8 SMP di Lumajang Dapat Program Revitalisasi Kemendikdasmen

2 Juli 2026 - 13:15 WIB

Ketua DPC PDI Perjuangan Sebut Dana Insentif Guru Non-ASN di Lumajang Segera Cair

1 Juli 2026 - 14:03 WIB

Tidak Ada Lagu Indonesia Raya dalam Upacara HUT Bhayangkara ke-80 di Lumajang

1 Juli 2026 - 13:30 WIB

Wereng Pangkas Panen hingga 50 Persen, Pemkab Lumajang Malah Gelar Rapat Penanganan Monyet

1 Juli 2026 - 10:32 WIB

Usai Segoro Topeng Kaliwungu, Pemkab Lumajang Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai Watu Pecak

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Trending di Daerah